drg. Citra Kusumasari, SpKG (K), Ph.D
dokter gigi

Menyelesaikan Program Doktoral di bidang Kariologi dan Kedokteran Gigi Operatif (Cariology and Operative Dentistry), Tokyo Medical and Dental University, Jepang.

Sebelumnya, menempuh Pendidikan Spesialis Konservasi Gigi di Universitas Indonesia, Jakarta dan Pendidikan Dokter Gigi di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Berpraktik di berbagai rumah sakit dan klinik di Jakarta. Ilmu karies, estetik kedokteran gigi, dan perawatan syaraf gigi adalah keahliannya.

Mengenal “CT-Scan” Gigi sebagai Alat Bantu Diagnosis

Kompas.com - 06/10/2020, 13:27 WIB
Ilustrasi dokter menunjukkan hasil rontgen gigi. ShutterstockIlustrasi dokter menunjukkan hasil rontgen gigi.

Penggunaan optical coherence tomography (OCT)

OCT sangat populer penggunaannya oleh dokter spesialis mata untuk pemeriksaan retina mata. Sedangkan di dalam bidang kedokteran gigi, OCT juga dapat diaplikasikan untuk:
1. Diagnosis gigi berlubang
2. Mendeteksi gigi aus
3. Memeriksa tambalan di pit dan fisur gigi
4. Melihat sisa dentin gigi selama pembuangan jaringan infeksi
5. Mengevaluasi tambalan sewarna gigi (tambalan komposit)

Keuntungan OCT antara lain:
1. Tidak invasif
2. Tidak berkontak langsung dengan gigi
3. Tidak menimbulkan nyeri
4. Cepat
5. Hasilnya dapat diandalkan
6. Sensitifitas alat tinggi
7. Tidak menimbulkan radiasi

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Rontgen Temukan Teknologi Sinar-X

OCT sebagai alat bantu diagnosis gigi berlubang

Saat ini tantangan besar dalam mendiagnosis gigi berlubang adalah mendeteksi tahap awal demineralisasi (hilangnya mineral gigi) terutama pada enamel.

Pada pemeriksaan secara visual, lesi awal hilangnya mineral gigi ditandai dengan lesi titik putih pada permukaan gigi yang dikeringkan. Lesi ini merupakan permulaan terjadinya gigi berlubang dan biasanya tidak terlihat secara klinis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada pemeriksaan menggunakan OCT, lesi ini dapat terlihat hingga kedalaman 2.5 mm. Sehingga tidak hanya mendapatkan visualisasi yang baik, namun membantu pemeriksaan taktil bagi permukaan gigi, serta radiografi.

Sebagai tambahan, metode cross-sectional OCT dapat menampilkan gambaran gigi dari potongan aksial dan lateral.

Kesimpulannya, OCT lebih unggul digunakan untuk beberapa masalah kelainan gigi dibandingkan radiografi lainnya. Serta dapat digunakan sebagai alat tambahan diagnosis untuk berbagai masalah kelainan permukaan gigi dan tambalan komposit.

Drg. Citra Kusumasari, SpKG (K), Ph.D

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.