Kompas.com - 20/10/2020, 09:16 WIB
Ilustrasi makan berlebihan shutterstockIlustrasi makan berlebihan

KOMPAS.com - Dalam agama Islam, dianjurkan untuk tidak makan dan minum sambil berdiri.

Dari sisi kesehatan, ternyata makan sambil berdiri memang bisa membawa dampak bagi kesehatan.

Meskipun demikian, pemandangan makan sambil berdiri mungkin cukup sering kita lihat. Sebagai contoh, di pesta pernikahan atau dilakukan yang beberapa orang agar mempersingkat waktu makan.

Lalu, apa dampak yang terjadi pada tubuh jika kita sering makan sambil berdiri?

Beberapa orang meyakini bahwa makan sambil berdiri dapat membantu menurunkan berat badan lebih banyak daripada makan sambil duduk.

Namun, faktanya mungkin sebaliknya.

Dilansir Healthline, berdiri memang dapat membakar sekitar 50 kalori per jam lebih banyak daripada duduk, tetapi ini belum tentu memberi perbedaan signifikan dari waktu ke waktu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, kebanyakan orang mengonsumsi makanan dengan relatif cepat. Jadi pada skenario terbaik, mengonsumsi makanan sambil berdiri dapat membantu membakar sekitar 12-25 kalori ekstra.

Sebaliknya, makan sambil duduk cenderung mengurangi kecepatan makan, sehingga berpotensi mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan lebih lambat dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan perasaan kenyang.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.