Kompas.com - 28/10/2020, 14:20 WIB
Ilustrasi tidur tengkurap Ilustrasi tidur tengkurap

Peradangan, perubahan bahan kimia otak, faktor genetik, dan lainnya juga dapat memengaruhi hubungan depresi dan tidur.

4. Kafein
Rata-rata kafein bisa membuat seseorang terjaga hingga 5 jam.

Maka, tidak mengherankan jika penelitian menunjukkan bahwa 200 mg kafein yang disedih 16 jam sebelum waktu tidur, daat memengaruhi tidurmu.

Sebuah studi tahun 2013 melaporkan bahwa minum 400 mg kafein sekitar 6 jam sebelum tidur memiliki efek signifikan pada gangguan tidur.

Winter merekomendasikan untuk menghentikan konsumsi kafein 4–6 jam sebelum waktu tidur.

5. Waktu layar
Cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel, tablet, laptop, dan layar televisi menekan produksi melatonin di malam hari dan mengurangi rasa kantuk.

Winter merekomendasikan untuk menghentikan penggunaan perangkat apa pun setidaknya dua jam sebelum tidur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kamu juga dapat mempertimbangkan untuk memakai kacamata penahan cahaya biru di malam hari.

Baca juga: Waspadai, Ancaman Penyakit di Balik Kebiasaan Menatap Layar Monitor

6. Gangguan tidur lain
Sindrom fase tidur tertunda bukanlah satu-satunya gangguan yang bisa membuatmu mengantuk namun tidak cepat lelah di malam hari.

Apnea tidur dan sindrom kaki gelisah juga dapat menyebabkan efek yang sama.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.