Kompas.com - 02/11/2020, 21:07 WIB
Petugas pelayanan tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2020). Sebagai bentuk gotong-royong dan solidaritas untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia, Tanoto Foundation dan Temasek Foundation International melakukan donasi bersama dengan memberikan bantuan kepada Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) berupa instrumen PCR, reagent kit dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan PCR. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas pelayanan tes usap atau swab test di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2020). Sebagai bentuk gotong-royong dan solidaritas untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia, Tanoto Foundation dan Temasek Foundation International melakukan donasi bersama dengan memberikan bantuan kepada Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) berupa instrumen PCR, reagent kit dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan PCR.

KOMPAS.com - Infeksi Covid-19 diketahui memicu berbagai penyakit, bahkan setelah seseorang telah dinyatakan sembuh. Sebab, Covid-19 dapat merusak banyak organ di dalam tubuh, seperti paru-paru, jantung, dan otak.

Ada pula bukti yang menunjukkan jika virus tersebut dapat meningkatkan risiko stroke.

Para peneliti masih mempelajari bagaimana Covid-19 memengaruhi bagian otak. Namun, menurut pakar stroke, Shazam Hussain, MD, penyakit stroke yang disebabkan oleh pembekuan darah bisa berdampak pada orang berusia muda.

"Kami melihat anak muda yang tidak memiliki faktor risiko tradisional untuk stroke seperti tekanan darah tinggi, atau masalah lainnya. Mereka adalah orang-orang muda dan sehat, yang datang dengan penyakit stroke," katanya.

Ia menambahkan, terlepas dari usia atau penyakit Covid-19, kita tidak boleh mengabaikan gejala stroke. Meskipun ada terapi yang efektif untuk stroke, terapi tersebut memiliki batas waktu.

Baca juga: Kenali Apa itu Bells Palsy yang Sekilas Mirip Gejala Stroke

Secara singkat, ada beberapa tanda-tanda stroke yang bisa dikenali, yaitu:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

- Senyum tidak simetris atau sulit menelan secara tiba-tiba.

- Gerak separuh anggota tubuh melemah

- Bicara pelo atau tiba-tiba tidak bisa bicara

- Kebas atau kesemutan separuh badan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X