Kompas.com - 04/11/2020, 22:55 WIB
Ilustrasi ukuran penis JuliasvIlustrasi ukuran penis

KOMPAS.com - Ukuran penis bukanlah tolak ukur kepuasan wanita. Bagaimana pengalaman seks secara keseluruhanlah yang sebenarnya bisa memuaskan pasangan, dan bukan karena ukuran yang harus besar.

Sayangnya, masih banyak yang percaya bahwa ukuran penis yang besar dan panjang, pasti akan lebih memuaskan pasangan daripada penis yang kecil.

Sebuah penelitian oleh situs web kesehatan mengungkapkan bahwa 52% pria menginginkan penis yang lebih panjang dan 34% menginginkan penis yang lebih tebal.

Definisi penis berukuran normal

Dalam Journal of Urology, ukuran penis secara umum saat sedang lembek sekitar 8,8 – 10cm dan saat ereksi bisa mekar jadi sekitar 13 - 14.2 cm. Sementara, ukuran penis rata-rata pria Indonesia saat ereksi berada di rentang 10,5 - 12,8 cm.

Terkait ukuran penis, berikut adalah tiga mitos yang beredar dan juga penjelasannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Bisakah wanita merasa penis pasangannya terlalu besar?

Bisa saja, terlebih jika wanita masih dalam keadaan perawan yang mungkin akan merasakan sakit saat penetrasi, karena penis pasangannya yang terlalu besar.

Pada wanita yang sudah pernah berhubungan seks pun juga bisa merasakan hal yang sama.

Sebuah studi tahun 2014 mengaitkan ukuran penis dengan kesetiaan di sebuah desa di Kenya.

Para peneliti menemukan bahwa setiap satu inci penis yang lebih panjang meningkatkan kemungkinan wanita terlibat dalam hubungan seksual dengan pria lain yang bukan pasangannya, hampir satu setengah kali lipat.

Baca juga: Bagaimana Perbandingan Ukuran Penis Indonesia dengan Negara Lain?

2. Pria dengan ukuran sepatu lebih besar punya penis lebih besar?

Mitos ini membuat kita semua mempercayai hal-hal yang benar-benar tidak berdasar. Pada tahun 1993, dua dokter Kanada mengukur tinggi, ukuran kaki, dan panjang penis dari 63 pria, dan menemukan hubungan yang sangat lemah antara tinggi, ukuran sepatu dan ukuran penis.

Percobaan serupa pernah dilakukan pada tahun 2002 terhadap 1.044 pria dengan hasil yang sama persis. Namun, lagi-lagi, mitos ini tidak terbukti.

Baca juga: Berapa Ukuran Penis Ideal untuk Memuaskan Pasangan?

3. Konsumsi pil pembesar penis untuk dapatkan ukuran yang diinginkan

Satu-satunya jalan untuk memperbesar penis adalah denga melakukan operasi.

Obat-obatan seperti Viagra dapat meningkatkan oksida nitrat, yang pada akhirnya akan meningkatkan aliran darah, tetapi itu hanya solusi sementara.

Berhati-hatilah sebelum membeli suplemen yang beredar bebas di pasaran, terutama secara online.

Sebuah survei internet yang dilakukan oleh FDA pada tahun 2009 menemukan bahwa sepertiga dari suplemen tersebut mencampurkan obat resep yang dirahasiakan dan mencurigakan.

Ini dapat menimbulkan banyak kondisi medis serius yang tentu akan merugikan kamu.

Baca juga: Bawang Putih Dioles ke Alat Vital, Benarkah Bisa Besarkan Penis?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber mensxp.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.