Kompas.com - 06/11/2020, 08:46 WIB

Kandungan merkuri
Hal yang kerap menjadi perhatian ketika mengonsumsi ikan adalah kandungan merkurinya.

Merkuri beracun bagi otak dan dapat menyebabkan masalah perkembangan pada anak.

Ketika ikan yang lebih besar memakan ikan yang lebih kecil yang terkontaminasi merkuri, unsur tersebut akan terakumulasi dalam daging mereka.

Secara umum, artinya ikan yang lebih besar seperti tuna mengandung lebih banyak merkuri daripada ikan yang lebih kecil seperti salmon.

Badan Perlindungan Lingkungan A.S. (EPA) merekomendasikan, tingkat merkuri tidak melebihi 0,3 μg per gram berat basah.

Meskipun demikian, analisis terhadap 117 tuna ikan kuning dari 12 lokasi di seluruh dunia menemukan bahwa banyak sampel yang melebihi batas ini.

Beberapa di antaranya bahkan mencapai tujuh kali lipatnya.

Tuna tidak mengandung merkuri yang tinggi seperti beberapa ikan lain, seperti hiu dan king mackerel.

Namun, FDA dan EPA menyarankan perempuan hamil dan anak-anak untuk membatasi albakora atau tuna putih kaleng, hanya satu porsi per minggu dan tuna ringan dua porsi per minggu.

Baca juga: 7 Manfaat Ikan Salmon, Salah Satu Makanan Paling Bernutrisi

Mana lebih menyehatkan?
Baik salmon maupun tuna adalah pilihan yang sehat.

Halaman:
Sumber Healthline


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.