Kompas.com - 09/11/2020, 18:30 WIB

"Ini berdampak buruk pada kesehatan mental sebagian besar penduduk," katanya kepada Bustle.

Baca juga: Memahami Efek Berpelukan, Atasi Stres hingga Jaga Tekanan Darah

Faktanya, Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menemukan bahwa tingkat depresi, kecemasan, penyalahgunaan zat, dan pikiran untuk bunuh diri cenderung meningkat di negara tersebut sejak pandemi dimulai.

Bahkan pelukan hangat yang panjang dari seorang teman atau orang yang kita percayai dianggap sudah cukup untuk menjaga kesehatan mental dan fisik seseorang.

Hal ini dibuktikan oleh sejumlah penelitian seputar topik tersebut.

"Ketika seseorang dipeluk atau menerima sentuhan penuh kasih sayang jelang ujian, misalnya, mereka cenderung dapat melakukannya dengan lebih baik," kata Bash.

Para peneliti berpikir, kontak fisik yang menenangkan dapat meningkatkan kadar oksitosin, hormon yang membantu kita untuk tetap rileks dan merasa dicintai.

Alasan ini mungkin cukup menjelaskan mengapa pijat atau berpegangan tangan terbukti bermanfaat, bahkan untuk pasien kanker, penderita anoreksia, orang tua, wanita hamil, dan bayi.

Sebuah peneltian di Psychological Science pada 2014 bahkan mengaitkan sentuhan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

Maksudnya, jika kita sedang kesakitan, stres, atau marah, kontak fisik dengan orang lain mungkin bisa membantu meredakannya.

Baca juga: Ini Manfaat Ajaib Sentuhan Ibu untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Tanda merindukan sentuhan
Jika bersentuhan memiliki banyak sekali manfaat, kekurangan sentuhan disebut dapat menyebabkan kecemasan, depresi, perasaan kesepian, hingga sedih.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.