BrandzView
Konten ini merupakan kerjasama Kompas.com dengan Nivea

Ini Manfaat Ajaib Sentuhan Ibu untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Kompas.com - 06/11/2019, 19:03 WIB
Ilustrasi Sentuhan Ibu. -Ilustrasi Sentuhan Ibu.

KOMPAS.comSentuhan kulit antara ibu dengan bayinya yang baru lahir ternyata tidak bisa diremehkan begitu saja.

Dilansir Kompas.com, Jumat (27/2/2015), dokter spesialis anak Gusti Ayu Trisna Windiani menjelaskan manfaat sentuhan ibu kepada anak.

Menurutnya, kontak langsung ibu dan anak selama 20-120 menit setelah melahirkan dipercaya dapat memberikan efek positif terhadap ikatan ibu dan bayi satu tahun setelahnya.

Bila dilakukan secara berkelanjutan, maka manfaatnya bisa lebih dari itu.

“Kulit ini ada sarafnya, ia akan meneruskan ke otak. Dikirim impulsnya, lalu mengeluarkan hormon-hormon, menurunkan kadar hormon stres, sirkulasi diperbaiki, denyut jantung, oksigen lebih baik, respirasinya juga,” terang Trisna.

Pernyataan tersebut kurang lebih senada dengan penelitian yang dilansir American Psychological Association (2002). Riset ini mengungkapkan, sentuhan atau pijatan terbukti dapat menurunkan stres, kecemasan, dan depresi.

Riset tersebut pun ternyata berkaitan dengan Teori Kelekatan dari Bowlby (1969), seorang psikolog, psikiater, dan psikoanalis Inggris.

Menurut teori ini, pengasuhan anak yang dilakukan dari sosok terdekat, seperti ibu akan bermanfaat bagi perkembangan anak bila dijalankan secara protektif dan aman.

Itu artinya, melibatkan sentuhan dan pijatan ibu dalam media pengasuhan anak akan membuat perkembangan si kecil semakin optimal.

Bahkan, penelitian Beider, Mahrer, & Gold (2007) menemukan bahwa sentuhan mampu menyembuhkan berbagai masalah fisik dan emosional yang berkaitan dengan traumatik.

Contohnya pengalaman traumatik akibat bencana alam. Biasanya ini akan membekas dalam otak sebagai kejadian buruk.

Pengalaman itu akan memunculkan kecemasan dan stres dengan intensitas yang tinggi.

Pijatan dan sentuhan-lah yang kemudian menjadi salah satu tindakan untuk menurunkan tingkat kecemasan dan tekanan psikologis tersebut.

Tips gerakan sentuhan ibu kepada anak

Keajaiban sentuhan ibu tersebut tentunya harus benar-benar dilakukan demi perkembangan anak.

Agar maksimal melakukannya, Nivea dalam keterangan tertulisnya memberikan 3 tips gerakan sentuhan ibu kepada anak:

1 Sentuh menggunakan empat jari

Sentuhan kepada anak paling pas dilakukan dengan empat jari (telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking) menggunakan kedua tangan.

Sentuhan dilakukan pada bagian depan dan belakang. Bagian depan terdiri dari 11 titik sentuhan dan belakang ada 8 titik. Semuanya diawali dari kepala dan berakhir di kaki.

2 Sentuh dengan lembut dan penuh kasih sayang

Saat menyentuh berbagai titik pada tubuh anak, lakukan dengan lembut dan penuh kasih sayang. Lakukan sentuhan selama 30 menit.

Sentuhan seperti itu otomatis akan membuat pijatan semakin nyaman untuk si kecil sehingga lebih bermanfaat untuk tumbuh kembangnya.

3Akhiri dengan pelukan

Setelah selesai melakukan sentuhan, akhiri dengan pelukan. Ucapkan terima kasih dan kata cinta untuk si kecil seperti “terima kasih” dan “aku menyayangimu”.

Sentuhan ajaib ibu inilah yang menjadi perhatian Nivea. Sebagai informasi, sejak 2016 Nivea memiliki program bernama #SentuhanIbu.

Tujuan program itu adalah mengajak para ibu agar terus memberikan sentuhan terbaik untuk anaknya dalam kondisi dan keterbatasan apa pun.

Program #SentuhanIbu ini juga menjadi bukti komitmen Nivea untuk mewujudkan keajaiban sentuhan ibu kepada tumbuh kembang si kecil.

Info selengkapnya tentang program ini bisa dilihat di sini.

Nivea juga akan terus melanjutkan program #SentuhanIbu. Program ini sukses dilaksanakan di Bandung, Yogyakarta, dan Lombok dan akan diadakan di berbagai daerah Indonesia lainnya.

Video berikut ini akan menjelaskan secara detail mengenai keajaiban sentuhan ibu kepada anak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya