Kompas.com - 12/11/2020, 07:07 WIB
Ilustrasi tanaman hias alocasia. PEXELS/HUY PHANIlustrasi tanaman hias alocasia.

KOMPAS.com - Tanaman Alocasia kini menjadi salah satu tanaman favorit untuk menjadi hiasan di rumah.

Rupanya, tanaman yang masih keluarga dari Araceae atau umbi-umbian ini memiliki beberapa varietas yang bentuknya cantik.

Oranje Garden melalui video berjudul “Jenis-jenis Alocasia dan Tips Perawatan” yang diunggah di channel Youtubenya mengungkapkan, 10 jenis Alocasia yang merupakan hasil persilangan dan biasa disebut sebagai Alocasia Hybrid. Apa saja macamnya?

1. Alocasia Black Velvet

Alocasia Black Velvet yang memiliki lapisan seperti beludru atau lapisan velvet di permukaan daunnya.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Black Velvet yang memiliki lapisan seperti beludru atau lapisan velvet di permukaan daunnya.
Alocasia jenis ini memiliki ciri khas yakni adanya lapisan seperti beludru atau lapisan velvet di permukaan daunnya.

Alocasia Black Velvet semakin cantik dengan garis-garis tulang tegas berwarna silver. Daun dari jenis ini cenderung keras dan batang-batangnya umumnya pendek.

2. Alocasia Cuprea

Alocasia Cuprea memiliki daun dengan semburat warna silver yang akan semakin kentara jika terkena sinar matahari.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Cuprea memiliki daun dengan semburat warna silver yang akan semakin kentara jika terkena sinar matahari.
Banyak juga yang menyebutnya sebagai Keladi Silver atau keladi tengkorak.

Ciri khasnya, Alocasia jenis ini memiliki daun dengan semburat warna silver yang akan semakin kentara jika terkena sinar matahari.

3. Alocasia Black Infernalis

Alocasia Black Infernalis termasuk jenis yang sulit ditemukan dan memiliiki daun dan batang berwarna kehitaman.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Black Infernalis termasuk jenis yang sulit ditemukan dan memiliiki daun dan batang berwarna kehitaman.
Alocasia jenis ini begitu sulit ditemukan. Daun dari Alocasia Black Infernalis berwarna kehitaman sesuai dengan namanya.

Alocasia Black Infernalis merupakan spesies dari Kalimantan.

4. Alocasia Amazonica

Alocasia Amazonica memiliki ciri-ciri daun yang datar, dengan tulang-tulang khas yang tegas. Lalu, pinggiran daun akan berkelok-kelok.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Amazonica memiliki ciri-ciri daun yang datar, dengan tulang-tulang khas yang tegas. Lalu, pinggiran daun akan berkelok-kelok.
Alocasia jenis ini yang sering kita jumpai. Ia memiliki ciri-ciri daun yang datar, dengan tulang-tulang khas yang tegas. Lalu, pinggiran daun tampak bergelombang.

5. Alocasia Polly

Alocasia Poli mirip dengan Alocasia Amazonica namun cenderung tidak akan tumbuh besar.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Poli mirip dengan Alocasia Amazonica namun cenderung tidak akan tumbuh besar.
Hampir mirip dengan Alocasia Amazonica, namun bedanya, kalau Alocasia Polly ini batangnya sedikit gendut dan pendek. Polly juga memiliki daun yang berkelok, tidak seperti Alocasia Amazonica yang memiliki daun yang datar.

Uniknya, Alocasia Polly cenderung tidak akan tumbuh besar seperti Alocasia Amazonica.

6. Alocasia Reginae

Alocasia Reginae memiliki daun yang tebal, ada pola-pola garis lurus dan lengkung.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Reginae memiliki daun yang tebal, ada pola-pola garis lurus dan lengkung.
Ada pula yang menyebutnya keladi Sintang yang merupakan nama salah satu kabupaten di Kalimantan Barat.

Tekstur daunnya tebal, ada pola-pola garis lurus dan lengkung. Alocasia Reginae juga memiliki ciri-ciri seperti kuping di bawah daunnya,

7. Alocasia Green Spield

Alocasia Green Spield atau Alocasia Tengkorak Hijau memiliki daun yang cenderung lebih tipis dibandingkan dengan Alocasia yang lain.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Green Spield atau Alocasia Tengkorak Hijau memiliki daun yang cenderung lebih tipis dibandingkan dengan Alocasia yang lain.
Atau Alocasia Tengkorak Hijau memiliki daun yang cenderung lebih tipis dibandingkan dengan Alocasia yang lain.

Ukuran daunnya bisa membesar, batangnya umumnya lebih panjang daripada Alocasia tengkorak yang Black Velvet atau Silver Dragon.

8. Alocasia Watsoniana

Alocasia Watsoniana memiliki daun bertekstur tipis, tekstur tulangnya seperti Amazonica yang jelas dan tegas, dengan pola pinggirannya tidak rapi dan cenderung acak.Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Watsoniana memiliki daun bertekstur tipis, tekstur tulangnya seperti Amazonica yang jelas dan tegas, dengan pola pinggirannya tidak rapi dan cenderung acak.
Alocasia ini berasal dari Kalimantan. Memiliki daun bertekstur tipis, tekstur tulangnya seperti Amazonica yang jelas dan tegas, dengan pola pinggirannya tidak rapi dan cenderung acak.

9. Alocasia Frydek

Alocasia Frydek atau biasa disebut Keladi Neon yang memiliki keunikan berupa tulang dari daunnya yang bisa menyala dalam gelap atau glow in the dark. Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Frydek atau biasa disebut Keladi Neon yang memiliki keunikan berupa tulang dari daunnya yang bisa menyala dalam gelap atau glow in the dark.
Ada juga yang menyebut Alocasia jenis ini sebagai Keladi Neon. Alocasia jenis ini bisa tumbuh sangat besar.

Uniknya, tulang dari daunnya bisa menyala dalam gelap atau glow in the dark.

10. Alocasia Cucullata

Alocasia Cucullata memiliki daun unik berbentuk hati yang berbeda dengan jenis Alocasia yang lain. Hasil tangkap layar Youtube Oranje Garden Alocasia Cucullata memiliki daun unik berbentuk hati yang berbeda dengan jenis Alocasia yang lain.
Memiliki daun unik berbentuk hati yang berbeda dengan jenis Alocasia yang lain.

Tak hanya daun, Alocasia Cucullata juga memiliki batang yang berbeda dari Alocasia yang lain.

Pada bagian akar terdapat umbi yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit tertentu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X