Kompas.com - 16/11/2020, 16:37 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Untuk mendapatkan fungsi eksekutif yang optimal, otak harus berkembang dengan baik melalui pemenuhan gizi yang 60 persen terdiri dari lemak, utamanya lemak DHA.

Lemak DHA paling banyak ditemukan di membran sel neuron. Fakta dari berbagai penelitian juga menemukan lemak DHA berada di otak bagian depan yang merupakan pusat fungsi eksekutif.

Baca juga: Nutrisi yang Berperan pada Tinggi Badan Anak

Sayangnya, dikatakan Tjhin, pola makan anak-anak saat ini cenderung kurang kadar lemak DHA. Dalam konsentrasi level tertentu, lemak DHA dapat memodulasi zat kimiawi di otak sehingga proses yang terjadi di otak menjadi lebih lancar. Begitu juga dengan proses belajar anak yang lebih cepat dan baik.

“Penglihatan, pendengaran, stimulus apapun dapat diterima, diproses, disimpan dan digunakan kembali oleh otak apabila kadar lemak DHA-nya cukup. Sedangkan kadar DHA yang rendah berkaitan dengan penurunan kemampuan belajar anak,” kata Tjhin.

Tantangan di masa PJJ menjadi lebih berat. Oleh karenanya, orangtua perlu menambahkan asupan nutrisi seperti minyak ikan yang mengandung DHA dan Omega 6 agar kemampuan belajar anak menjadi optimal.

Makanan lain yang bisa diberikan adalah ikan salmon yang kaya asam lemak Omega 3, DHA, dan EPA.

Baca juga: Bahaya Konsumsi Makanan dan Minuman Manis pada Anak Sebelum Tidur

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X