Kompas.com - 18/01/2021, 21:48 WIB

KOMPAS.com - Topik mengenai seksualitas hingga saat ini masih jadi hal yang tabu di masyarakat kita.

Banyak anak tidak mendapatkan pendidikan seks yang tepat sejak kecil hingga dewasa.

Sebagian anak pun diam-diam mengakses konten dewasa melalui gawainya, baik sengaja maupun tidak.

Anak bisa saja tidak sengaja mengaksesnya ketika membuka sesuatu di internet atau konten itu bisa saja muncul di lini masa sosial medianya.

Kebanyakan orangtua akan kaget ketika memergoki anaknya mengakses konten dewasa. Apalagi jika usia anak masih sangat muda.

Sebab, di usia yang sangat muda anak bahkan belum memahami mekanisme dasar seks.

Meski tidak ada usia rata-rata di mana anak mengakses pornografi, itu bisa saja terjadi ketika anak Anda berusia di bawah 10 tahun atau mungkin lebih muda lagi karena teknologi saat ini sudah sangat mudah diakses.

Meski begitu, anak terpapar konten pornografi mungkin adalah hal yang tak terhindarkan.

"Anak Anda suatu saat akan menonton pornografi. Itu tak terhindarkan," kata direktur eksekutif Answer -organisasi pendidikan seks nasional yang berbasis di Rutgers University, Elizabeth Schroeder, seperti dilansir New York Times.

Baca juga: Orangtua Tutup Mata Anak Saat Muncul Adegan Ciuman pada Film, Benar atau Salah?

Kebanyakan orangtua mungkin tidak mempersiapkan dirinya berada dalam situasi seperti itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.