Kompas.com - 22/01/2021, 11:53 WIB
ilustrasi keakraban orangtua dengan anak remajanya. Shutterstockilustrasi keakraban orangtua dengan anak remajanya.

KOMPAS.com - Bagi sebagian besar orangtua, mengasuh remaja mungkin menjadi fase paling menantang. Remaja biasanya sulit diatur karena merasa bukan anak kecil lagi.

Selain itu, remaja juga berharap orangtuanya bersikap suportif dan memiliki pikiran terbuka. Inilah yang terkadang memicu perselisihan di antara orangtua dan anak remaja.

Tapi bagaimana pun, orangtua tentunya ingin memiliki hubungan yang baik dengan anaknya, termasuk saat usia remaja.

Baca juga: 5 Tips untuk Orangtua Kembalikan Kepercayaan pada Anak Remaja

Beberapa tips berikut ini mungkin bisa dicoba oleh orangtua yang ingin diterima dan menjadi "keren" di hati anak-anak remajanya.

1. Menjadi seorang teman

Di usia remaja, mungkin ide terbaik adalah menjadi teman dulu baru kemudian menjadi orangtua.

Perlakukan remaja sebagai orang yang setara dan diskusikan berbagai hal dengannya.

Jangan perlakukan remaja sebagai anak-anak. Orangtua perlu menerima jika anaknya telah tumbuh dewasa dan memiliki pola pikir yang berbeda.

2. Hormati privasinya

Remaja membutuhkan ruang dan privasi. Di usianya, remaja mendapatkan pengalaman baru.

Terkadang, remaja memiliki beberapa hal yang dirasa tidak terlalu nyaman apabila bercerita dengan orangtua.

Baca juga: Orangtua Perlu Ketahui 8 Tanda Depresi pada Remaja

Oleh karenanya, orangtua perlu mempercayai anaknya. Jangan mengintip ponsel atau membaca pesannya secara diam-diam.

3. Komunikasi

Berkomunikasilah sebanyak mungkin dengan anak remaja. Upayakan untuk makan bersama dan habiskan waktu bersamanya setiap hari.

Manfaatkan waktu untuk kegiatan berkualitas. Bicarakan banyak hal soal pengalaman dan perasaan remaja di hari itu.

4. Menghibur tanpa menghakimi

Ini adalah tahap ketika remaja "tersesat" atau salah mengambil keputusan. Mereka membutuhkan seseorang untuk membimbing dan memberi tahunya bahwa segala sesuatu akan menjadi lebih baik.

Sebaiknya orangtua tidak menghakimi. Biarkan remaja tahu bahwa orangtuanya ada untuk mereka dan menghiburnya kapan pun dibutuhkan.

Baca juga: Pahami, Dampak dari Cara Remaja Habiskan Waktu di Masa Pandemi

5. Bersikap suportif

Cara terbaik untuk mendorong anak remaja berbagi sesuatu adalah dengan mendukung apa pun yang dilakukannya.

Hal itu membuat remaja menjadi lebih percaya pada orangtuanya.

Jika remaja memercayai orangtuanya, dia akan memberi tahu sesuatu yang tidak biasa. Di tahap ini, jangan mengkritiknya.

Sebaiknya, orangtua memberikan dukungan. Apabila remaja melakukan kesalahan, arahkan ke langkah yang benar.



Sumber Pinkvilla
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X