Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/01/2021, 22:04 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Ketika memikirkan soal aktivitas bercinta, mungkin banyak dari kita yang langsung terpikir pada zat kimia di otak yang menimbulkan perasaan senang.

Namun, sesi bercinta sebetulnya menimbulkan proses yang lebih kompleks pada otak.

Sejumlah penelitian dan magnetic resonance imaging (MRI) menunjukkan ada banyak area terpencil di otak yang aktif sebelum, selama dan setelah seseorang mengalami orgasme.

Namun, penelitian tentang topik ini sebetulnya masih terus berkembang karena sangat menantang untuk terus dipelajari.

Berikut beberapa hal yang terjadi pada otak ketika seseorang bercinta menurut para peneliti:

1. Bagian otak tertentu melakukan pemanasan
Sistem limbik, wilayah otak yang bertanggung jawab atas dorongan fisik dan memproses emosi, aktif ketika seseorang berhubungan seks.

Namun, bagian lain dari korteks selebral, yang mengatur penalaran tinggi di pikiran seseorang, malah tidak aktif.

"Akibatnya, tindakan seksual lebih didorong oleh naluri dan emosi ketimbang dengan pemikiran rasional," ungkap neuropsikolog dan asisten profesor neuropsikologi dari Columbia University, Jason Krellman, PhD, seperti dilansir The Healthy.

Baca juga: Lakukan 7 Hal Ini agar Kehidupan Seks Lebih Bergairah

2. Beberapa bagian otak beristirahat
Dua area spesifik di otak perempuan malah "beristirahat" selama bercinta.

Psikolog klinis di wilayah Kansas City, Jennifer Sweeton, PhD, satu wilayah melibatkan penilaian dan kesadaran sosial.

Itulah mungkin yang menjelaskan mengapa banyak orang berkata seseorang akan "buta karena cinta" ketika bercinta.

Area yang berkaitan dengan kesadaran diri dan penghambatan diri juga ditemukan non-aktif ketika seorang perempuan bercinta.

Kondisi ini menghadirkan pengalaman seperti berada di dluar tubuh, ketika bercinta.

Inilah yang membantu perempuan bisa mengalami orgasme.

Baca juga: 7 Masalah yang Bikin Perempuan Sulit Orgasme Saat Bercinta

3. Otak melepaskan dopamin
Aktivitas seks menyebabkan otak melepaskan lebih banyak zat kimia saraf.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com