Orangtua Jangan Sering Bohong, Ini Dampak pada Anak Saat Dewasa

Kompas.com - 27/01/2021, 06:07 WIB
Ilustrasi Anak berbohong. FREEPIKIlustrasi Anak berbohong.

KOMPAS.com - Melakukan mungkin banyak dilakukan oleh orangtua pada anak.

Namun, hati-hati, terlalu sering berbohong pada anak ternyata bisa berdampak negatif terhadap perilaku anak ketika dewasa kelak.

Tak hanya berkaitan dengan kebohongan yang bersifat negatif, tetapi juga kebohongan yang menurut orangtua kerap dianggap sebagai kebohongan demi kebaikan atau "white lie".

Hal itu diketahui dari hasil sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Experimental Child Psychology, Januari 2020.

Studi ini dilakukan oleh Peipei Setoh dari Nanyang Technological University, Singapura, bersama koleganya untuk mengetahui dampak kebohongan yang dilakukan oleh orangtua terhadap anak.

Mereka memberikan empat kuisioner online kepada 379 orang dewasa Singapura.

Pada kuisioner pertama, partisipan diminta mengingat apakah orangtua mereka pernah mengatakan kebohongan di masa kecil mereka terkait beberapa kategori.

Kategori tersebut adalah tentang makanan, tentang "mengancam" untuk meninggalkan anak di suatu tempat, tentang perilaku, dan tentang menghabiskan uang.

Kemudian, partisipan juga diminta untuk mengisi kuisioner yang mengungkapkan seberapa sering mereka berbohong pada orangtua mereka ketika dewasa.

Terakhir, kuisioner yang lebih panjang menyertakan pertanyaan tentang disfungsi psikologis dan sosial, seperti masalah terhadap pemikiran, perhatian, agresi, hingga perilaku melanggar aturan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X