Kompas.com - 24/02/2021, 19:25 WIB
Ilustrasi makanan Jepang SHUTTERSTOCK/NishihamaIlustrasi makanan Jepang

KOMPAS.com - Banyak orang yang menyukai makanan Jepang. Selain lezat, beberapa makanan juga menyehatkan tubuh karena kandungan gizinya.

Berikut lima makanan Jepang yang bisa menjadi pilihan untuk dikonsumsi karena menyehatkan.

1. Bayam ohitashi

Dalam penyajiannya, makanan ini terlihat seperti salad bayam. Biasanya bayam ohitashi disajikan bersama dengan serpihan bonito, biji wijen, dan sedikit kecap.

Pembuatan bayam ohitashi mudah dan cepat. Bayam dapat dimakan sebagai lauk, ditambahkan ke campuran salad, atau dibuat onigiri.

Bayam adalah sumber vitamin K, vitamin A, dan asam folat. Ketiganya sangat penting untuk kesehatan tulang, kulit, dan energi.

2. Natto

Bagi beberapa orang, natto mungkin terlihat 'menjijikan' karena tampilannya yang berlendir. Tapi makanan ini sebenarnya penuh gizi.

Natto adalah kedelai fermentasi yang disajikan dengan kecap, mustard karashi, dan irisan daun bawang. Ada pula yang suka menambahkan telur mentah ke dalamnya.

Makanan ini bebas kolesterol, kaya vitamin B terutama B2 dan B6, serta vitamin E dan vitamin K. Selain itu, natto juga mengandung kalium, kalsium, zat besi, magnesium, protein, serat, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Anak-anak Jepang Disebut Paling Bahagia dan Sehat di Dunia, Ini Rahasianya

Ilustrasi makanan Jepang, sushiSHUTTERSTOCK/Marcelo_Krelling Ilustrasi makanan Jepang, sushi
3. Sashimi

Ini adalah pilihan makanan yang jauh lebih sehat dibanding sushi roll. Sashimi adalah sumber asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung.

Sashimi juga tinggi vitamin B6 dan B12, niasin, selenium, magnesium, fosfor, serta protein. Kandungan gizi sashimi tergantung dari jenis ikan yang dipilih.

Salmon, cod, tuna, bass, mackerel, dan yellowtail adalah pilihan ikan andalan karena nilai gizinya paling tinggi.

Akan tetapi, meskipun sehat, hindari makan sashimi lebih dari sekali atau dua kali seminggu. Sebab ada bahaya merkuri yang mengintai dari ikan.

Selain itu, ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi sashimi atau sushi mentah.

4. Tsukemono (acar)

Di Jepang ada beberapa pilihan tsukemono atau acar. Salah satunya adalah nukazuke yang penyajiannya tidak memakai cuka.

Nukazuke adalah sejenis acar Jepang yang terbuat dari fermentasi berbagai sayuran dalam dedak padi.

Isian dari acar ini antara lain terong, ketimun, daikon, dan kubis. Tapi ada juga yang menyajikan acar ini dengan ikan.

Kandungan nutrisi acar tergantung pada jenis sayurannya. Tapi secara umum, nukazuke kaya akan kandungan vitamin B1.

Selain itu, nukazuke juga mengandung lactobacillus yang dapat membantu sistem pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

Nukazuke adalah pilihan yang baik untuk meningkatkan metabolisme atau sistem pencernaan yang tampak menurun.

Baca juga: 6 Rahasia Menjaga Kesehatan Anak ala Jepang

5. Hiyayakko (tahu dingin)

Termasuk hidangan sederhana, hiyayakko atau tahu dingin biasanya disajikan dengan berbagai pilihan topping. Mulai dari kecap, saus biji wijen, ponzu, mustard, daun shiso, hingga serpihan bonito.

Ada juga yang menambahkan jahe parut, wasabi, saus yuzu atau yuzu parut, umeboshi, maupun irisan okra atau bawang hijau.

Terbuat dari susu kedelai, tahu adalah sumber protein berkalori rendah. Selain itu, ada pula tahu yang mengandung kalsium atau magnesium.

Baca juga: Ingin Panjang Umur? Coba Contek 6 Kebiasaan Sehat ala Jepang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X