Kompas.com - 24/03/2021, 14:26 WIB

KOMPAS.com - Pernahkah kita mengalami kejadian di mana pujian yang kita lontarkan disalahartikan, dan dianggap sebagai penghinaan, atau bahkan pelecehan verbal?

Atau mungkin sebaliknya, kita merasa mendapat pelecehan padahal mungkin orang yang mengutarakannya bermaksud memuji?

Keadaan semacam ini bukan jarang terjadi. Pasalnya, entah pujian atau pelecehan amat bergantung pada kesan yang ditangkap si penerima.

Ucapan seksis -misalnya, belakangan disebut kerap hadir di ranah online. Padahal, boleh jadi kalimat yang dituliskan atau dilontarkan seseorang sebenarnya untuk pujian.

Baca juga: Studi: Edukasi Seksual Ketinggalan Zaman, Seksis, dan Negatif

Kalimat seksis ini merupakan bagian dari perkembangan fenomena "catcall" yang sudah lebih dulu ada.

Pernah dengar ucapan seperti, "halo cewek, mau ke mana?" atau "sendirian aja nih? abang temenin ya."

Kalimat mengganggu yang kerap dilontarkan pemuda di pinggir jalan pada perempuan yang melintas semacam itu, adalah bentuk catcalling.

Kini, hal serupa pun berkembang dan terjadi di jagat maya, maupun dalam kehidupan pergaulan keseharian, yang dikenal dengan ungkapan seksis.

Yang pertama perlu disadari adalah, apakah orang yang melontarkannya memang ingin menggoda? Atau, ternyata hal itu terjadi karena kekurangpahaman saja?

Nah, banyaknya fenomena ini menunjukkan tak sedikit orang yang tak menyadari ucapan seksis bisa dikategorikan sebagai pelecehan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber The Hustle
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.