Kompas.com - 08/04/2021, 12:35 WIB
Ilustrasi tanaman cabai. PIXABAY/PUBLICDOMAINPICTURESIlustrasi tanaman cabai.

KOMPAS.com - Menanam sayuran sendiri di rumah bisa membuat kita lebih hemat dan tinggal mengambilnya dari kebun ketika membutuhkannya.

Meskipun tak semua jenis sayuran gampang ditanam di rumah dengan lahan sempit, beberapa jenis lainnya bisa dengan mudah ditanam di dalam pot.

Sedikitnya, ada delapan sayuran yang gampang ditanam di rumah, antara lain:

1. Daun bawang

Menurut buku Ayo Menanam Sayurmu Sendiri yang ditulis oleh Zwenli Pramono (2019), menanam daun bawang bisa dilakukan dari benih atau potongan daun bawang sisa di dapur.

Agar tumbuh subur, daun bawang perlu disiram 2-3 hari sekali atau tergantung cuaca di lingkungan tempat tanaman tersebut tumbuh.

Daun bawang siap dipanen ketika berumur sekitar lima bulan.

Ciri-ciri daun bawang yang siap dipanen adalah jika rumputnya mulai banyak dan ada beberapa bagian yang mulai menguning.

Baca juga: Tanam Sayuran di Lahan Sempit, Begini Langkahnya

2. Cabai merah

Menanam cabai bisa memberikan kita keuntungan. Sebab, sayuran ini sering digunakan untuk membuat berbagai jenis masakan, tetapi harganya cukup fluktuatif di pasaran.

Ada banyak jenis cabai di antaranya cabai keriting, cabai rawit, cabai lado, cabai sayur, dan cabai hias.

Cabai bisa ditanam dari benih yang kita beli di pasaran maupun diambil langsung dari cabai yang sudah matang.

Sayuran ini cenderung bisa hidup ketika ditanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.

Secara umum, kita bisa meletakkan pot tanaman cabai di tempat yang terpapar sinar matahari langsung setidaknya selama tujuh jam per hari.

Selain itu, tanaman ini juga perlu berada di tempat yang terlindung dari embusan angin yang kuat.

Baca juga: 6 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Tanam Cabai di Rumah

3. Sayuran berdaun hijau

Beberapa sayuran berdaun hijau yang banyak dikonsumsi masyarakat antara lain kangkung, sawi, pakchoy, dan selada.

Tanaman sayuran berdaun hijau dapat dipanen ketika usianya menginjak dua bulan.

Untuk memanennya, usahakan mencabut seluruh bagian tanaman atau memotong daun bagian atasnya saja.

Setelah panen, jangan lupa memerhatikan metode pencucian dan pembuangan kotoran di daun dan batang sayur.

Baca juga: 3 Tips Sederhana Menanam Bumbu Dapur dalam Pot

4. Seledri

Seledri umum digunakan sebagai sayuran penambah rasa sedap pada masakan dan juga untuk pengobatan.

Menanam seledri di polybag memang tidak bisa menghasilkan dalam jumlah banyak, tetapi cukup untuk konsumsi pribadi.

Ciri-ciri seledri yang siap panen adalah daunnya yang rimbun.

Untuk memanen seledri, kita cukup memotong bagian dasar batang seledri, bukan anakannya.

Seledri yang sudah dipetik bisa dipanen beberapa kali dengan jarak sekitar 1-2 minggu setelah dipanen.

Baca juga: Cara Tanam Seledri dari Sisa Akar, Pakai Air Saja

Ilustrasi menanam seledri dalam pot tanah. SHUTTERSTOCK/LINDA COOKE WORDS AND IMAGES Ilustrasi menanam seledri dalam pot tanah.

5. Tomat

Menurut buku Grow Your Own Vegetables: Panduan Praktis Menanam 14 Sayuran Konsumsi Populer di Pekarangan yang ditulis oleh Cahyo Saparinto (2013), tomat dapat ditanam di mana saja, baik di kebun sebagai tanaman tunggal maupun ditanam dengan sistem tumpang sari.

Jika kita tidak punya lahan yang cukup luas, tomat juga bisa ditanam di dalam pot, talang alumunium atau pipa paralon.

Tanaman ini bisa dimakan sebagai buah, dibuat jus, sayur, saus, atau masakan.

Tomat sebaiknya tidak ditanam di tempar yAng terlalu tergenang karena tanaman ini tidak suka tempat yang selalu berair.

Selain itu, lebih baik tempatkan tanaman ini di area yang terkena sinar matahari langsung. Sebab, tanaman tomat yang kekurangan sinar matahari pertumbuhannya akan kurang baik.

Baca juga: 9 Tips Menanam Tomat agar Subur dan Berbuah Lebat

6. Wortel

Di Indonesia, wortel tumbuh pada lingkungan dengan suhu udara yang dingin dan lembap.

Suhu udara yang terlalu tinggi (panas) dapat menyebabkan pertumbuhan umbi terhambat (kecil) serta warnanya pucat dan kusam.

Untuk hasil yang baik, wortel perlu ditanam di tempat dengan ketinggian tertentu.

Tapi, wortel juga bisa ditanam di area rumah jika untuk kebutuhan sendiri.

Sayuran ini bisa ditanam di mana saja, yang penting secara agroklimat sesuai dengan tanamannya.

Pastikan menyediakan ruang untuk pertumbuhan akar yang nantinya bakal menjadi umbi.

Jadi, jika ditanam di dalam pot, pastikan kedalaman pot disesuaikan dengan kemampuan penyebaran akar.

Baca juga: Cara Simpan Wortel di Kulkas, Bisa Awet sampai 1 Bulan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X