Kompas.com - 21/04/2021, 17:46 WIB
Spanduk besar bertuliskan Black Lives Matter terihat di kedubes Amerika Serikat di Seoul, Korea Selatan, Minggu (14/6/2020). KIM HONG-JISpanduk besar bertuliskan Black Lives Matter terihat di kedubes Amerika Serikat di Seoul, Korea Selatan, Minggu (14/6/2020).

KOMPAS.com - Derek Chauvin, mantan polisi Minneapolis, diputus bersalah atas pembunuhan tingkat dua, tingkat tiga, dan pembunuhan tak disengaja dalam kematian George Floyd.

Vonis ini membuat Chauvin harus menjalani hukuman penjara selama 12,5 tahun atas perbuatannya. Namun ada kemungkinan ia akan menjalani hukuman selama 40 tahun jika hakim mempertimbangkan faktor yang memberatkan.

Keputusan ini disambut gembira oleh pendukung gerakan Black Lives Matter, gerakan anti rasisme yang lahir dari tragedi ini.

Protes global

Floyd yang merupakan pria kulit hitam tewas pada Mei 2020 lalu karena gagal bernafas. Hal ini buah dari tindakan Chauvin, polisi kulit putih, yang berlutut di lehernya selama delapan menit 46 detik.

Baca juga: Dinyatakan Bunuh George Floyd, Derek Chauvin Terancam Dipenjara 75 Tahun

Tindakan ini memicu protes global atas kekerasan polisi kepada warga sipil. Di Amerika Serikat, kasus ini mencuatkan fenomena tindakan rasis yang sering dialami warga kulit hitam khususnya dari aparat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasca kejadian itu, berbagai aksi protes muncul untuk menyerukan keadilan tanpa mengenal ras.

Karena itu, keputusan hakim yang memvonis Chauvin bersalah dianggap menjadi harapan kecil untuk mewujudkan dunia yang lebih adil.

Terlebih lagi, keputusan ini dapat dari juri yang terdiri dari enam orang kulit putih, empat orang kulit hitam dan dua orang multiras.

Dikutip dari laman CBS News, pengacara keluarga Floyd, Ben Crump menyebut keputusan itu sebagai keadilan yang didapat dengan menyakitkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X