Kompas.com - 13/06/2021, 15:17 WIB
Ilustrasi beras merah vs beras putih SHUTTERSTOCK/RobsPhotoIlustrasi beras merah vs beras putih
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Ketika mulai sadar kesehatan, tentu kita akan mempertimbangkan apa saja yang akan kita konsumsi, terutama untuk makanan pokok.

Ada banyak makanan pokok yang bisa kita pilih di Indonesia seperti, beras, jagung, ubi, sagu dan lainnya.

Namun, perlu diketahui bahwa lebih dari 3,5 miliar orang di planet ini mengandalkan nasi sebagai makanan pokok sehari-hari.

Untuk memenuhi kebutuhan inilah, para petani menanam lebih dari 100.000 varietas padi. Nah, kebanyakan dari kita lebih sering melihat beras putih sebagai makanan pokok di rumah.

Hal ini dikarenakan beras putih mudah  ditanam, dimasak, dan disimpan lebih lama, selain rasanya yang cocok dengan makanan lainnya.

Meski begitu kita sering mendengar bahwa beras cokelat lebih sehat dan memiliki banyak nutrisi di dalamnya yang tidak dimiliki oleh beras putih.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, di antara beras cokelat dan beras putih, manakah yang lebih sehat untuk dikonsumsi?

Baca juga: Ada Berbagai Jenis Beras, Mana yang Terbaik?

Perbedaan beras cokelat dan beras putih

Biji-bijian utuh seperti beras dapat dipecah menjadi tiga bagian utama yaitu, benih, dedak dan endosperma. Setiap komponen tersebut mengandung berbagai mineral, vitamin, dan protein yang memberi kita nilai gizi yang berbeda-beda.

"Beras cokelat mengandung ketiga bagian itu, menjadikannya utuh. Namun, beras putih tidak," kata Beth Czerwony, MS, RD, CSOWM, LD, yang merupakan seorang ahli diet.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X