Kompas.com - 23/06/2021, 12:43 WIB
Ilustrasi makan makanan sehat. shutterstockIlustrasi makan makanan sehat.

KOMPAS.com - Penampilan awet muda tidak hanya bisa diwujudkan dengan rutin berolahraga dan menghindari paparan sinar matahari berlebih saja.

Pola makan dan jenis makanan yang kita konsumsi juga memiliki pengaruh yang besar. Kita tahu ada beberapa jenis makanan yang baik untuk menjaga tubuh tetap awet muda seperti teh hijau dan biji rami.

Sayangnya, ada beberapa makanan yang juga berpengaruh buruk pada efek penuaan di diri kita. Jenis pangan tersebut bisa memicu penuaan lebih cepat dari seharusnya sehingga kulit tidak lagi elastis dan sehat.

Baca juga: 7 Nutrisi Paling Penting untuk Menjaga Kesehatan Kulit

Ap saja itu?

  • Makanan pedas

Makanan pedas memang sangat nikmat dan cocok disantap kapan saja. Namun sebaiknya kita menguranginya jika tak mau terlihat tua lebih cepat.

Makanan pedas dapat memperburuk kulit yang rentan terhadap rosacea, suatu kondisi kulit yang umum terjadi pada wanita menopause. Efeknya dapat melebarkan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan kulit memerah atau terlihat bernoda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daging olahan seperti ham, nugget atau sosis bukan hanya buruk pada kesehatan jantung atau memicu kenaikan berat badan. Efeknya juga bisa membuat kulit dehidrasi, menurunkan kadar kolagen dan menyebabkan peradangan.

Kandungannya yang tinggi lemak jenuh, natrium dan sulfit merupakan penyebab utamanya. Sebaiknya kurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan ini jika tak ingin cepat terlihat tua.

Baca juga: Cegah Penuaan Dini, Jangan Malas Pakai Sunscreen Tiap Hari

  • Margarin

Kita lebih familiar dengan penggunaan margarin daripada butter. Padahal butter sebenarnya lebih baik untuk tubuh khususnya jika ingin tetap menjaga penampilan hingga usia senja.

Margarin mengalami terlalu banyak proses pengolahan dan bermutu rendah. Setiap olesannya mengandung minyak terhidrogenasi parsial, alias lemak trans, yang dapat membuat kulit kita lebih rentan terhadap radiasi ultraviolet (UV).

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi

  • Alkohol

Alkohol bisa menjadi pelengkap yang menyenangkan untuk makanan tertentu atau momen khusus. Namun kebiasaan ini akan membuat kulit dehidrasi yang tentunya akan memengaruhi kondisi kulit kita.

Kulit manusia terdiri dari 64 persen air sehingga kondisi dehidrasi bisa dengan mudah memengaruhi penampilannya. Alkohol juga menyebabkan kulit terlihat bengkak, hilangnya kolagen yang memicu kerutan.

  • Makanan manis

Coklat, permen, martabak dan berbagai jenis makanan lainnya juga punya efek penuaan yang harus dihindari. Kebiasaan makan terlalu banyak makanan dengan kandungan gula tambahan memicu tubuh menciptakan produk akhir glikasi lanjut yang berisiko merusak kadar kolagen.

Kita semua tahu bahwa kolagen adalah senyawa yang menjaga kulit tetap elastis dan sehat seperti ketika muda. Alihkan kesukaan pada makanan manis dengan alternatif yang lebih sehat seperti smoothie buah atau cokelat hitam.

Baca juga: Kenali Manfaat Konsumsi Minuman Kolagen 

 



Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X