Kompas.com - 30/06/2021, 13:08 WIB
Britney Spears dan bekas rumah mewahnya di Los Angeles Evening StandardBritney Spears dan bekas rumah mewahnya di Los Angeles

KOMPAS.com - Britney Spears saat ini sedang menjadi perhatian media karena perjuangannya untuk membebaskan diri dari konservatori.

Hal itu membuatnya kehilangan privasi dan berdampak pada kesehatan mentalnya. Banyak yang beranggapan, kondisinya mirip dengan yang dialami Putri Diana beberapa saat sebelum kematiannya.

Ibu dari Pangeran William itu juga mengalami pengawasan terus-menerus, hal yang diduga memicu kecelakaan lalu lintas yang menewaskannya itu.

AJ McLean, personil Backstreet Boys, rupanya adalah salah satu orang yang juga beranggapan demikian. 

“Saya akan membandingkan tingkat kegilaan dengan Britney dengan apa yang terjadi pada Putri Diana,” ujarnya ketika hadir di podcast berjudul “Pretty Messed Up” belum lama ini.

Baca juga: Mengapa Britney Spears Harus Terikat Konservatori?

Ia mengaku sedih menyadari kondisi yang dialami oleh koleganya itu selama 13 tahun belakangan. Keduanya sama-sama jebolan The Mickey Mouse Club dan sempat tinggal di kompleks perumahan yang sama beberapa tahun silam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria bercambang ini mengenang Britney sebagai gadis dengan perilaku yang sangat manis. Menurutnya, tidak pantas individu dengan karakter seperti itu tidak punya kuasa atas hidupnya sendiri.

Lebih lanjut, ia menjabarkan pengalaman pribadinya ketika terjun ke dunia hiburan di usia muda.

"Saya berusia 14 tahun ketika Backstreet Boys dimulai. Sebagai anak muda, laki-laki atau perempuan, didorong ke dalam bisnis ini, itu membuat kepala Anda pusing," kata AJ.

Baca juga: Backstreet Boys dan Nsync Berkolaborasi Bentuk Grup Baru

Popularitas di usia muda, seperti yang dialami AJ maupun Britney, tentu bisa membuat semua orang terlena. Sangat manusiawi jika ada efek samping yang muncul namun sangat tidak adil jika harus ditebus dengan kebebasan bertahun-tahun kemudian.

“Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran orang tuanya. Menurut pendapat saya, saya pikir itu seharusnya berakhir beberapa waktu yang lalu atau setidaknya sedikit dikendurkan," tambah pria berusia 42 tahun ini.

Gerakan #FreeBritney sudah diperjuangkan penggemar Britney Spears selama lebih dari satu dekade.REUTERS/MARIO ANZUONI via ABC INDONESIA Gerakan #FreeBritney sudah diperjuangkan penggemar Britney Spears selama lebih dari satu dekade.

Menurutnya, konservatori yang dijalani pelantun Toxic terlihat tidak adil. Ia berharap Britney bisa mendapatkan hidupnya kembali dan bebas melakukan segala sesuatunya.

Salah satu vokalis utama Backstreet Boys ini percaya kebenaran nantinya akan terungkap sepenuhnya. Ia juga menegaskan dukungan penuh pada gerakan #FreeBritney yang berkembang di media sosial.

"Kita semua hanya harus berdoa untuk Britney dan juga berdoa untuk keluarganya, karena, sekali lagi, saya bahkan tidak bisa membayangkan sebagai orang tua apa yang ada dalam pikiran ibu dan ayahnya. Saya ingin memanjatkan doa untuk mereka semua," tandas pria yang dikenal relijius ini.

Baca juga: Kebebasan Britney Spears Terenggut demi Nama Hukum 

 



Sumber pagesix
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.