Kompas.com - 08/07/2021, 15:02 WIB
Kecewa adalah reaksi pertama saat mendapati kenyataan tidak sesuai dengan harapan. SHUTTERSTOCKKecewa adalah reaksi pertama saat mendapati kenyataan tidak sesuai dengan harapan.

KOMPAS.com – Beda keluarga, beda pula pola asuh anak yang dianut.

Ada keluarga yang tahu bahwa orangtua harus berperan sebagai pebimbing dan guru bagi anak-anaknya, namun tak terlalu peduli soal berteman dengan anak. Ada pula yang sebaliknya.

Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan, justru banyak orangtua yang ingin berteman dengan anak mereka.

Bahkan, beberapa ibu dilaporkan mencoba sekuat tenaga untuk membuat anak-anak mereka memandangnya sebagai teman.

Baca juga: Pola Asuh Orangtua di Jepang yang Bisa Kita Contoh

Pertanyaannya, berapa banyak orangtua yang ingin berteman dengan anak?

Menurut laporan The Toys Matrix dan Daily Advent, survei memang menunjukkan, orangtua di era modern ingin agar anak menganggap orangtua sebagai teman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Survei itu juga menunjukkan, 87 persen partisipan, termasuk orangtua saat ini, percaya bahwa berteman dengan anak memberi keuntungan bagi mental orangtua.

Namun, survei tersebut juga mengungkap, tidak semua orangtua menyukai metode yang menganggap anak sebagai teman.

Coba disimak hasil survei tersebut:

- 37 persen pasangan orangtua dengan usia lebih matang memandang anak sebagai teman saat tumbuh dewasa.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.