Kompas.com - 18/07/2021, 09:11 WIB

"Banyak negara yang sukses mengontrol virus ini tidak menggunakan ivermectin," katanya.

Sebelumnya, sejumlah otoritas kesehatan, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengungkapkan alasan mengapa belum menyetujui ivermectin sebagai Obat Covid-19.

FDA, misalnya, menegaskan bahwa obat ivermectin bukanlah anti-virus. Di Amerika, obat tersebut sering digunakan untuk mengobati atau mencegah parasit pada hewan.

Mereka menilai, penggunaan ivermectin dalam dosis besar sangatlah berbahaya sehingga belum merekomendasikannya sebagai obat Covid-19.

Sementara WHO dalam laman resminya mengatakan bahwa penggunaan ivermectin untuk mengobati pasien Covid-19 tidak dapat disimpulkan.

Hingga lebih banyak data tersedia, WHO merekomendasikan obat tersebut hanya digunakan dalam uji klinis dan belum ada penelitian yang membuktikan efektivitasnya untuk Covid-19.

Baca juga: Alasan BPOM, WHO, dan FDA Belum Setujui Ivermectin sebagai Obat Covid-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.