Kompas.com - 27/07/2021, 19:04 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Kehadiran setiap bayi membawa kebahagiaan sendiri, bahkan ada yang meyakini kelahiran anak membawa rejeki. Tak heran jika memiliki satu anak saja dianggap tidak cukup.

Tetapi punya anak lebih dari satu tidak mudah karena ada banyak hal yang harus pertimbangkan, mulai dari segi finansial, jarak dengan anak sebelumnya, hingga bagaimana proses kehamilan nantinya.

Itu sebabnya setiap kehamilan seharusnya direncanakan. Ada beberapa hal lain yang mungkin harus kita perhatikan sebelum memutuskan untuk memiliki anak lagi. Apa saja?

Baca juga: Tak Banyak Anak yang Dapat Mencapai Cita-cita Masa Kecilnya, Mengapa?

1. Alasan penting ingin punya anak lagi

Pertama-tama, cari tahu adakah alasan yang membuat kita sangat ingin menambah anak.

Misalnya, mungkin pada kehamilan pertama kita tidak mendapatkannya secara alami atau kita ingin anak pertama mempunyai teman di rumah agar tidak kesepian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, terlepas dari itu semua, pikirkanlah alasan penting yang mendasari keputusan kita dan bicarakan dengan pasangan.

2. Teman untuk anak pertama

Sebenarnya ada banyak anak tunggal di dunia yang tumbuh menjadi individu yang dapat menyesuaikan diri dengan baik, mudah bergaul, dan bahagia tanpa memiliki saudara kandung.

Demikian pula, hal yang sama berlaku untuk anak-anak yang memiliki saudara lelaki dan perempuan.

Lalu, ada pula anak yang memiliki saudara justru tidak akur dan selalu bertengkar sehingga membuat kondisi rumah kurang nyaman.

Jadi, tidak ada jaminan bahwa memiliki anak kedua akan baik untuk anak pertama jika kita sebagai orangtua bisa membuatnya tidak merasa kesepian.

Baca juga: Kakak-Adik Susah Akur, Begini 7 Cara Menghadapinya

Halaman:


Sumber Her World
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.