Kompas.com - 28/07/2021, 16:22 WIB
Ilustrasi anak tantrum. SHUTTERSTOCK/MIA STUDIOIlustrasi anak tantrum.

KOMPAS.com – Selain menjaga kesehatan fisik anak agar terhindar dari infeksi Covid-19, selama pandemi orangtua juga wajib memperhatikan kondisi mental anak. Sebab, anak juga bisa mengalami kecemasan dan stres.

Terlebih anak-anak tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan mudah sehingga orangtua harus peka memperhatikan perubahan perilaku anak.

“Covid-19 juga memengaruhi mental anak. Dampak yang paling minim anak-anak jenuh karena tidak bisa keluar, tidak bisa sekolah, lalu jadi kecanduan gadget,” kata psikolog anak Samantha Elsener, M.Psi dalam acara IG Live yang digelar aplikasi Good Doctor (24/7/2021).

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dirilis pada November 2020 menunjukkan, 95 persen anak mengalami stres. Jumlah itu melonjak tajam dibanding sebelum pandemi.

Samantha mengatakan, ciri-ciri anak stres antara lain anak rewel, demotivasi, susah tidur, atau pun menjadi susah makan.

Baca juga: 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ

“Orangtua harus jeli melihat kebutuhan anak. Apakah dia crancky karena stres atau karena terlalu banyak informasi yang harus diproses otaknya,” ujar psikolog yang bergabung di aplikasi Good Doctor ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ciri lain anak stres antara lain anak jadi mengompol, padahal sebelumnya sudah tidak pernah lagi, atau pun anak mengalami jalan sambil tidur (sleep walking).

Bila melihat anak mengalami ciri itu, Samantha sangat menyarankan agar orang tua segera membawa anak konsultasi ke psikolog atau psikiater.

"Tantangan-tantangan ini tidak hanya dialami oleh para orang tua di situasi pandemi. Orangtua sebaiknya mencari informasi terus, jangan yang enggak akurat tapi yang valid. Kalau dirasa informasinya kurang tolong jadwalkan dengan ahlinya agar bisa mendapatkan penanganan yang sesuai," katanya.

Baca juga: Dampak Long Covid-19 pada Anak-anak Masih Belum Dipahami

Saat ini orangtua juga bisa memanfaatkan teknologi pelayanan kesehatan jarak jauh untuk berkonsultasi soal kesehatan fisik dan mental anak.

Orangtua dapat mamantau kesehatan anak dengan berkonsultasi ke dokter lewat layanan telemedicine seperti di Good Doctor.

Head of Medical Good Doctor Dr. Adhiatma Gunawan mengatakan, Good Doctor menjadi partner Kementerian Kesehatan kini sudah memiliki aplikasi mandiri yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan berbagai informasi seputar Covid-19 dan produk kesehatan, termasuk berkonsultasi masalah kesehatan dengan dokter-dokter yaitu Covid Care Center.

Baca juga: Cara Raisa dan Hamish Lindungi Kesehatan Anak Saat Pandemi



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.