Kompas.com - 17/08/2021, 08:18 WIB
Ilustrasi meditasi di kantor StockLibIlustrasi meditasi di kantor
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Stres banyak dialami orang di masa tidak pasti ini. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas kita.

Stres yang dibiarkan akan berbahaya bagi kesehatan tubuh dan bisa membuat kita depresi.

Menurut ahli manajemen emosi dan stres di Golden Space, Bagia A Saputra, stres merupakan respons fisik dan psikis terhadap pemicu stres, baik dari dalam diri maupun dari lingkungan.

"Stres berdampak pada hampir seluruh sistem biologis, tubuh, emosi, dan perilaku kita."

Begitu penjelasan Bagia dalam acara "Twogether We Can" yang digelar virtual pada Senin (16/8) sore.

Acara ini adalah bagian dari perayaan ulang tahun merek penyedia tisu basah MoMaMi yang kedua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimana mengidentifikasi stres pada diri kita? "Buat para orangtua, lihat kondisi anak," ucap pria itu.

"Orangtua stres masalah pekerjaan, membaca berita terkait pandemi, itu bisa memengaruhi keluarga dan anak."

"Jika anak stres atau tidak bahagia, maka itulah cerminan dari apa yang dirasakan orangtuanya."

Bagia menambahkan, masalah atau gangguan fisik seperti hipertensi, gangguan pencernaan, dan sariawan bisa mengindikasikan adanya stres.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.