Kompas.com - 01/09/2021, 20:48 WIB
Pada beberapa kondisi, kita kerap melihat hidung kucing berair dan membuat kita bertanya-tanya enapa hidung kucing basah. UNSPLASH/LEONARDO PASCUALPada beberapa kondisi, kita kerap melihat hidung kucing berair dan membuat kita bertanya-tanya enapa hidung kucing basah.

KOMPAS.com - Jika bermain dengan kucing atau menggendongnya, pernahkah kamu melihat bagian lubang hidung kucing yang tampak berair?

Sebagian orang berpikir hidung kucing basah karena adanya indikasi masalah kesehatan. Namun, hal itu ternyata anggapan yang salah.

Beberapa kucing secara alami memiliki hidung yang lebih kering daripada yang lain, tapi kebanyakan hidung kucing memiliki tingkat suhu dan kelembapan yang bervariasi sepanjang hari.

Tapi, kenapa hidung kucing basah?

Melansir Catster, kulit di sekitar lubang hidung disebut rhinarium dan kelenjar keringat di rhinarium menciptakan kelembapan.

Saluran air mata bagian dalam juga menciptakan drainase yang menyebabkan hidung kucing basah.

Manusia berkeringat untuk mengatur suhu tubuh, sementara kucing menggunakan kelembapan di hidungnya, melalui penguapan, untuk mencapai hasil yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kucing adalah hewan yang suka dimanja dan senang menjilat. Secara otomatis, kebiasaan itu menambah lapisan kelembapan di hidungnya.

Meskipun air liur dapat mengering dengan cepat, tapi itu adalah salah satu alasan di balik hidung kucing yang basah.

Hidung kucing basah juga dapat terjadi karena hal lain yang sebetulnya sederhana, seperti mangkuk air.

Semangkuk air yang bersih dan jernih dapat menyebabkan beberapa kucing kesulitan melihat kedalaman air.

Itulah mengapa ketika minum, kucing mungkin secara tidak sengaja mencelupkan moncongnya ke dalam mangkuk dan membuat hidungnya basah.

Baca juga: Tidur Bareng Kucing di Malam Hari, Pahami 4 Risikonya

Minum air dari mangkuk juga bisa menyebabkan hidung kucing basah.UNSPLASH/VIVEK DOSHI Minum air dari mangkuk juga bisa menyebabkan hidung kucing basah.
Jika hidung kucing kering

Meski sama umumnya dengan hidung yang basah, hidung kucing kering pada umumnya tidak menandakan sesuatu yang berbahaya.

Misalnya, jika kucing menghabiskan banyak waktu di bawah paparan sinar matahari langsung, maka hidungnya bisa mengering. Hidung kucing kering juga bisa disebabkan karena banyak beraktivitas di dekat sumber panas, misalnya ventilasi.

Cuaca yang sedang dingin dan kering juga bisa menyebabkan hidung kucing kering.

Namun, jika hidung kucing kering dan tampak pecah-pecah, mungkin hewan berbulu tersebut mengalami dehidrasi akibat kurang asupan air atau kehilangan cairan.

Jika kucing kita dehidrasi, sebaiknya bawa ke dokter hewan untuk berkonsultasi.

Tanda lainnya dari kucing dehidrasi, antara lain mata cekung, tampak lesu, mulut kering, kehilangan selera makan hingga penurunan elastisitas kulit.

Baca juga: Kucing Menggosokkan Kepalanya ke Kita, Apa Maksudnya?

Hidung kucing basah, apakah berbahaya?

Pakar kucing dan jurnalis veteriner bersertifikasi, Ingrid King mengatakan, meskipun banyak orang berpikir bahwa hidung basah adalah tanda kucing sehat dan hidung kering adalah sebaliknya, hal itu sebenarnya tidak tepat.

Suhu tubuh kucing secara alami lebih tinggi daripada manusia. Jadi, sering kali kucing akan terasa hangat ketika kita sentuh.

"Hidung kucing bisa mengalami basah dan kering beberapa kali sehari, tergantung pada aktivitas kucing," kata Ingrid.

"Apakah kucing kita baru saja makan atau menjilat dirinya? Hidungnya bisa basah. Apakah dia berbaring di bawah sinar matahari atau apakah udara di rumah sangat kering? Hidungnya bisa kering. Satu-satunya indikator kesehatan yang bisa dilihat dari hidung adalah jika kita melihat sesuatu yang tidak normal, seperti kulit mengelupas, benjolan atau kucing mengalami pilek."

Kucing yang mengalami pilek harus segera diperiksakan ke dokter hewan untuk mencegah penyakit seperti infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Berbagai infeksi bakteri dan virus juga dapat menyebabkan ISPA, termasuk virus herpes kucing dan bakteri klamidia kucing.

Beberapa tanda pilek yang bisa kita perhatikan seperti hidung kucing berair berlebihan, kucing sering mengendus atau bersin, mata berair atau merah, hingga ingus yang bergelembung.

Pilek juga bisa merupakan tanda kucing alergi. Jika menghadapi kondisi ini, lebih baik konsultasikan ke dokter hewan untuk mengetahui penyebab pastinya dan perawatan yang tepat.

Baca juga: Kucing Suka Membawakan Pemiliknya Bangkai, Ternyata Ini Maksudnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.