Kompas.com - 04/09/2021, 17:14 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Kampanye less meat alias pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi daging merah belum lama ini jadi sumber perdebatan sengit di media sosial.

Hal ini berawal dari konten salah satu akun yang menganjurkan pentingnya mengurangi konsumsi daging dengan alasan krisis iklim. Makanan berbasis daging dikatakan menghasilkan lebih banyak gas karbon, hal yang buruk bagi bumi.

Masyarakat diminta lebih sering mengkonsumsi sayur dan biji-bijian karena dianggap pilihan yang lebih baik untuk lingkungan.

Konten ini langsung jadi sasaran kritik netizen yang menyatakan jika kampanye less meat tidak tepat diterapkan di Indonesia.

Alasannya, masyarakat lokal sudah sejak lama menerapkan pola makan plant based dan tingkat konsumsi dagingnya cenderung masih rendah.

Baca juga: 10 Hal yang Terjadi Jika Berhenti Makan Daging Merah

"Less meat less meat apaan sih. Tingkat konsumsi daging masyarakat di sini masih rendah, BANYAK MAKAN DAGING gais ga usah diturut yang begini ini.", cuit akun @Sam_Ardi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pendapatnya ini langsung direspon dengan komentar senada oleh sejumlah warganet lainnya.

"Indonesia disuruh less meat mau separah apaan ya.. masih banyak yg makan daging aja kalo idul adha doang", ujar akun @citrinechrysant.

"less meat apaan? Indonesia tuh negara paling vegetarian friendly lho! Pada nyadar ga?" cuit akun @asot_2012 yang disukai oleh 8,1 ribu pengguna Twitter lainnya.

Beberapa juga mengemukakan pendapat bahwa angka stunting dan anemia masih tinggi sehingga pola makan less meat jelas belum cocok dipraktikkan.

Baca juga: Konsumsi Daging Merah, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.