Kompas.com - 22/09/2021, 10:42 WIB
Membersihkan telinga kucing bisa menjadi tantangan bagi cat lovers, terutama jika kucing tak terbiasa menjalani perawatan kebersihan. FREEPIK/GPOINTSTUDIOMembersihkan telinga kucing bisa menjadi tantangan bagi cat lovers, terutama jika kucing tak terbiasa menjalani perawatan kebersihan.

KOMPAS.com - Membersihkan telinga kucing bisa menjadi tantangan bagi "cat lovers", terutama jika kucing tak terbiasa menjalani perawatan kebersihan.

Selain itu, sebagian dari kita mungkin berpikir bahwa kucing bisa merawat dirinya sendiri. Namun, jika kucing memiliki masalah di telinganya, hewan berbulu ini perlu bantuan dari manusia untuk pembersihan telinga.

Membawanya ke dokter hewan menjadi cara membersihkan telinga kucing yang paling aman dan tepat. Namun, beberapa orang mungkin ingin tahu juga bagaimana cara membersihkan telinga kucing.

Alasan perlu membersihkan telinga kucing

Membersihkan telinga kucing mungkin diperlukan, terutama ketika kucing memiliki masalah di telinganya seperti infeksi.PEXELS/ENGIN AKYURT Membersihkan telinga kucing mungkin diperlukan, terutama ketika kucing memiliki masalah di telinganya seperti infeksi.
Menurut PetMD, kucing sangat pandai merawat dirinya, begitu pula untuk area telinga.

Sebab, Dr Elizabeth Cottrell, DVM dari Cat Hospital di Maryland mengatakan, kucing memiliki mekanisme pembersihan bawaan yang alami, di mana kotoran telinga akan bermigrasi menuju bagian terluarnya.

Namun, ketika kucing memiliki masalah telinga seperti tungau telinga, lepuh darah, atau infeksi telinga, pembersihan dengan bantuan manusia mungkin perlu dilakukan.

Telinga kucing juga perlu dibersihkan secara menyeluruh oleh dokter hewan sebelum menggunakan obat topikal agar obatnya bisa efektif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 5 Tips Mencegah Kucing Menggaruk Barang-barang di Rumah

Seberapa sering perlu membersihkan telinga kucing?

Setiap kucing bisa bervariasi, meskipun ada kemungkinan kucing tidak akan pernah perlu dibersihkan telinganya.

Menurut Cottrell, kucing dengan telinga sehat dapat dievaluasi setiap sebulan sekali untuk mengetahui apakah ada kotoran dan bau.

Jika ada tanda-tanda kelainan, perlu dilakukan evaluasi oleh dokter hewan.

Membersihkan telinga kucing juga mungkin perlu dilakukan lebih sering jika mengalami radang telinga. Untuk kasus tersebut, direkomendasikan pembersihan mingguan setelah peradangan diobati.

Baca juga: Seberapa Sering Kucing Harus Dimandikan?

Cara membersihkan telinga kucing

Sebelum membersihkan telinga kucing, singkirkan atau pisahkan bulu-bulu yang kusut di sekitar saluran telinganyaPEXELS/SUSANNE JUTZELER Sebelum membersihkan telinga kucing, singkirkan atau pisahkan bulu-bulu yang kusut di sekitar saluran telinganya
Untuk hasil terbaik, mulailah membersihkan bagian luar telinga kucing secara menyeluruh.

Singkirkan atau pisahkan bulu-bulu yang kusut di sekitar saluran telinga.

Sebab, bulu-bulu tersebut dapat menghalangi pergerakan normal kotoran telinga dan kotoran yang ke luar, sehingga dapat menyebabkan infeksi.

Menurut The Spruce Pets, beberapa barang yang diperlukan untuk membersihkan telinga kucing antara lain:

  • Minyak zaitun atau pembersih telinga kucing komersial.
  • Alat tetes untuk memasukkan beberapa tetes cairan ke telinga kucing.
  • Bola kapas.
  • Wadah berisi air hangat.

Selain itu, kita mungkin perlu menyiapkan camilan agar kucing tetap tenang selama telinganya dibersihkan.

Membersihkan telinga kucing paling hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit. Pastikan semua barang tersedia dan membersihkannya di area yang lega dan nyaman bagi kucing.

Berikut cara membersihkan telinga kucing:

1. Hangatkan minyak zaitun atau pembersih telinga ke suhu tubuh. Caranya, tempatkan wadah cairan tersebut di dalam pancir berisi air hangat, bukan panas.

2. Dudukkan kucing di pangkuan yang sudah dilapisi handuk sebelumnya.

3. Masukkan satu atau dua tetes cairan, baik minyak zaitun atau pembersih telinga, ke dalam lubang bundar saluran telinga kucing.

4. Pijat lembut pangkal telinga kucing selama setidaknya 1 menit untuk membuat cairannya bekerja.

5. Ulangi langkah ketiga dan keempat untuk telinga satunya lagi. Jika kucing lebih menurut, kita bisa meneteskan cairan di kedua telinga, kemudian memijatnya bersamaan.

6. Biarkan kucing sendirian selama 5 menit. Setelah ditetesi, kucing mungkin akan melakukan banyak gelengan kepala untuk membantu mengeluarkan kotoran dari dalam saluran telinganya.

7. Setelah 5 menit, gunakan bola kapas bersih untuk menyeka minyak dan kotoran dari telinga kucing.

Jika kucing berlaku baik selama telinganya dibersihkan, berilah hadiah. Teknik yang sama juga bisa digunakan untuk memberikan obat tetes telinga.

Baca juga: Tips Memandikan Kucing Agar Tidak Dicakar

Tips membersihkan telinga kucing

Mintalah bantuan orang lain untuk memegangi ketika hendak membersihkan telinga kucing.UNSPLASH/PAUL HANAOKA Mintalah bantuan orang lain untuk memegangi ketika hendak membersihkan telinga kucing.
Selain langkah-langkah di atas, penting untuk menerapkan strategi agar kucing tidak melompat saat telinganya dibersihkan.

Beberapa tips membersihkan telinga kucing antara lain:

  • Meminta orang lain membantu memegang kucing sambil kita membersihkannya, agar kucing tidak bergerak-gerak.
  • Jangan gunakan cotton bud karena bisa merusak gendang telinga dan mendorong kotoran lebih jauh ke dalam telinga. Cotton bud bisa digunakan untuk membersihkan lipatan telinga luar.
  • Sebelum mulai membersihkan telinga kucing, ada baiknya jika membalutnya dengan handuk agar kucing bisa tetap diam.
  • Kucing biasanya akan menggelengkan kepala untuk mengeluarkan cairan berlebih dari telinganya. Ketika itu terjadi, pastikan mata dan mulut kita tertutup.

Waspadai tanda ini saat membersihkan telinga kucing

Kita perlu waspada dan mampu mendeteksi sesuatu yang tidak normal dari telinga kucing.

Beberapa tanda infeksi yang perlu diwaspadai saat membersihkan telinga kucing antara lain:

  • Keluarnya cairan dari telinga, seperti darah, nanah, atau cairan lainnya.
  • Bau di sekitar telinga.
  • Kucing menggaruk telinga secara berlebihan.
  • Kemerahan di saluran telinga.
  • Sensitivitas atau rasa sakit di sekitar telinga.
  • Pembengkakan telinga.
  • Adanya massa di sekitar area telinga.

Baca juga: Tidur Bareng Kucing di Malam Hari, Pahami 4 Risikonya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.