Kompas.com - 27/10/2021, 17:17 WIB
Dampak emosional pandemi membuat para Gen Z pengguna Tinder menjadi lebih terbuka. Misalnya, terlihat dari peningkatan sebesar 550 persen dalam hal penggunaan kata ?cintai diri sendiri? atau ?self-love? pada bio Tinder pengguna di Indonesia. SHUTTERSTOCKDampak emosional pandemi membuat para Gen Z pengguna Tinder menjadi lebih terbuka. Misalnya, terlihat dari peningkatan sebesar 550 persen dalam hal penggunaan kata ?cintai diri sendiri? atau ?self-love? pada bio Tinder pengguna di Indonesia.

KOMPAS.com - Dampak emosional pandemi Covid-19 dialami oleh lintas kelompok usia, tak terkecuali Gen Z yang berusia 18-25 tahun.

Hal ini dilihat salah satunya oleh aplikasi kencan, Tinder, yang lebih dari setengah anggotanya adalah Gen Z.

Dampak emosional pandemi membuat para Gen Z pengguna Tinder menjadi lebih terbuka. Misalnya, terlihat dari peningkatan sebesar 550 persen dalam hal penggunaan kata ‘cintai diri sendiri’ atau ‘self-love’ pada bio Tinder pengguna di Indonesia.

Banyak di antara pengguna tersebut menggunakan kalimat pembuka di profil yang mengungkapkan bahwa mereka sedang dalam "perjalanan mencintai diri sendiri" atau seperti "jika kamu tidak bisa mencintai diri sendiri, bagaimana kamu akan mencintai orang lain."

Fenomena ini membuat Tinder semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan emosional.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah bermitra dengan aplikasi kesehatan mental Intellect dalam insiatif kesejahtetaan mental mereka, #BeThereForYou.

Melalui kemitraan tersebut Tinder menawarkan sumber daya kesehatan mental gratis yang mencakup akses rangkaian sesi terapi kepada pengguna Tinder di wilayah Asia Tenggara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini dilakukan agar mereka dapat memeriksa dan lebih peduli terhadap kesehatan mentalnya.

“Saat anggota kami menyesuaikan diri dengan new normal, kami menyadari bahwa menjaga kesejahteraan emosional seseorang itu sangatlah penting."

"Anggota kami menjadi lebih terbuka di bio Tinder mereka dan mencintai diri sendiri adalah langkah pertama yang penting dalam membuat koneksi baru," ungkap General Manager Tinder & Match Group, Asia Tenggara, Gaurav Girotra, seperti dikutip Kompas.com dari keterangan tertulis.

Baca juga: Agar Tak Tertipu Saat Cari Jodoh di Aplikasi Kencan

Tinder bermitra dengan Intellect menawarkan sumber daya kesehatan mental gratis yang mencakup akses rangkaian sesi terapi kepada pengguna Tinder di wilayah Asia Tenggara.DOK TINDER Tinder bermitra dengan Intellect menawarkan sumber daya kesehatan mental gratis yang mencakup akses rangkaian sesi terapi kepada pengguna Tinder di wilayah Asia Tenggara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.