Kompas.com - 01/11/2021, 16:11 WIB

KOMPAS.com - Menjadi tua itu pasti. Namun sejujurnya, tak ada satu orang pun yang ingin terlihat tua.

Semua orang berusaha menjaga penampilannya agar tetap bugar dan awet muda.

Segala cara dilakukan mulai dari menjaga pola makan, olahraga secara rutin sampai dengan melakukan perawatan khusus.

Belakangan, penampilan para selebritas juga membuktikan obsesi kita untuk terlihat lebih muda dari usia seharusnya.

Semua orang ingin tampil lebih muda dan bebas dari kerutan di wajah.

Baca juga: Hindari 7 Kesalahan yang Bikin Cepat Tua, Apa Saja?

Demi tujuan ini, kita rela menghabiskan banyak uang untuk melakukan perawatan kulit maupun membeli skincare terbaik.

Penuaan, khususnya yang telihat mencolok dari segi fisik, terasa amat menakutkan sehingga semua orang berusaha menghindarinya.

Kebiasaan sehari-hari yang membuat terlihat lebih tua

Ada banyak faktor yang memengaruhi proses penuaan yang kita alami.

Semua orang pasti mengalami pertambahan usia dan perubahan fisik tertentu, namun ada yang berhasil meminimalisasi dampaknya.

Sejumlah pesohor seperti Jennifer Lopez, Cher, Sophia Latjuba atau Donna Harun adalah beberapa contohnya.

Selain perawatan khusus, penampilan mereka saat ini adalah buah kebiasaan positif yang telah dibangun sejak usia muda.

Jennifer Lopez misalnya berolahraga secara ketat dan menjalani diet sehat.

Demikian pula artis lokal Sophia Latjuba yang dikenal sebagai dengan tubuh kencang dan wajah bebas keriput karena rutinitasnya berolahraga yoga.

Baca juga: Hindari, 5 Kebiasaan Tak Sehat yang Bikin Cepat Tua

Meski tak bisa melakukan kebiasan yang sama persis seperti para pesohor ini, sebenarnya kita juga bisa mengadaptasi pola hidup sehat serupa.

Ada sejumlah kebiasaan sehari-hari, yang jika dilakukan dalam jangka panjang, membuat kita terlihat rentan mengalami penuaan dini.

  • Minum soda

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, San Francisco, orang yang sering minum minuman manis seperti soda memiliki telomer yang lebih pendek.

Telomer adalah komponen sel yang menyimpan informasi DNA yang ukurannya berubah sepanjang usia kta.

"Konsumsi soda manis secara teratur dapat memengaruhi perkembangan penyakit metabolik melalui penuaan sel yang dipercepat," tulis penulis studi tersebut.

Selain itu, gula dosis tinggi itu juga bisa memberikan efen beracun bagi sistem metabolisme tubuh.

  • Gula berlebihan

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula dapat donat dan kopi dapat mempercepat penuaan dini. 

Baca juga: Bijak, Kata-kata Sophia Latjuba soal Menyayangi Kesendirian

Sistem pendukung kulit kita, yang membuatnya tetap elastis dan terlihat awet muda, terdiri dari senyawa kolagen dan elastin.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Dermatology, ketika kadar gula tinggi dikonsumsi, hal itu akan mengikat asam amino dalam kolagen dan elastin.

Akibatnya, kulit mengalami kerusakan dan mempersulit tubuh untuk memperbaikinya.

  • Minum alkohol

Alkohol sangat efektif mempercepat penuaan dan memberikan efeknya secara nyata pada penampilan fisik kita.

Alkohol membuat kulit kering dan menyebabkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk wajah.

Studi multinasional 2019 terhadap lebih dari 3.200 wanita menemukan bahwa mereka yang minum lebih dari delapan minuman alkohol seminggu memiliki lebih banyak garis wajah bagian atas.

Mereka juga lebih banyak mengalami bengkak di bawah mata, rongga mulut, kehilangan volume wajah bagian tengah, dan pembuluh darah.

Hal ini dibandingkan dengan wanita yang minum alkohol dalam jumlah sedang atau tidak sama sekali.

  • Kurang tidur

Kebiasaan begadang maupun tidur berlebihan memang tidak ada manfaatnya dan malah menyebabkan penuaan dini.

Kita dianjurkan untuk tidur cukup setiap hari, yakni sekitar 7-9 jam.

Kurang tidur membuat sistem tubuh, termasuk otak dan kulit, tidak mengalami pembaruan dan perbaikan.

Dalam jangka panjang, hal ini akan memberikan jejak keriput dan garis halus di wajah.

  • Merokok

Kebiasaan merokok memengaruhi kondisi kulit sehingga dapat membuat kita terlihat lebih tua.

Kulit terpapar asam tembakau yang mengandung ratusan jenis racun yang tentunya buruk bagi kesehatannya.

Baca juga: Awas, Merokok Memperburuk Rasa Sakit Kronis di Tubuh

Jika terhisap, asap rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mencegah oksigen serta nutrisi beredar ke kulit.

Penelitian membuktikan, seseorang yang merokok lebih dari lima tahun akan mengalami kelopak mata terkulai, kantung mata, kerutan bibir dan munculnya rahang serta garis di sekitar mulut.

  • Berjemur di bawah sinar matahari

Paparan sinar matahari memang dibutuhkan oleh tubuh namun tidak boleh berlebihan.

Kebiasan berjemur di bawah sinar UV akan menyebabkan kulit mengalami proses photoaging, yang bukan hanya menyebabkan penuaan namun juga kanker kulit.

Dalam photoaging, kulit mengembangkan kerutan dan garis-garis halus karena perubahan kolagen dari lapisan dalam kulit yang disebut dermis.

Tanda-tanda photoaging termasuk kerutan, perubahan pigmentasi seperti bintik-bintik penuaan, bintik-bintik hati dan bintik-bintik, hilangnya warna kulit, dan kapiler yang rusak.

  • Stres

Stres juga dapat membuat kita terlihat lebih tua dari umur aslinya.

Baca juga: 12 Cara Menghilangkan Stres, demi Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Harvard Medical School melaporkan, stres berkepanjangan dapat memperpendek telomer, struktur di dalam setiap sel yang berisi informasi genetik yang juga dirusak oleh gula.

Telomer tidak hanya memperpendek proses penuaan secara harfiah, orang dengan telomer yang lebih pendek juga berisiko mengalami kondisi kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Eat This
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.