Kompas.com - 09/11/2021, 11:04 WIB

KOMPAS.com - Bau merupakan salah satu faktor yang membuat rumah nyaman dihuni atau tidak. Selain memengaruhi faktor kenyamanan, bau yang ada di dalam rumah ternyata bisa menandakan suatu bahaya atau ancaman kesehatan bagi pemiliknya.

Walau terkesan sepele, pemilik rumah bisa mengidentifikasi apakah ada korsleting dan kotoran dengan mencium bau di rumahnya.

Bau yang tidak boleh diabaikan

Baik rumah berukuran besar maupun kecil, masalah bau tidak bisa dianggap remeh.

Ada sejumlah bau yang harus mendapat perhatian serius. Apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

1. Bau gas

Umumnya gas alam tidak berbau. Sehingga, jika kamu ingin mendeteksi ada kebocoran gas di rumah, kamu bisa menambahkan bahan kimia merkaptan untuk menciptakan bau seperti telur busuk.

Jika bau ini dapat dicium, bisa dipastikan ada kebocoran gas di dalam rumah.

Hal ini tentu tidak boleh kamu sepelekan, sebab kebocoran gas di dalam rumah dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan.

Saat ada bau gas, sebaiknya jangan menggunakan telepon rumah, menyalakan atau mematikan lampu atau peralatan, dan menggunakan mobil. Sebab, hal-hal di atas dapat menimbulkan percikan api dan ledakan.

Baca juga: Ini Penjelasan PGN soal Bau Gas di Depok

2. Bau apek

Bau apek merupakan masalah bau yang hampir bisa ditemui di setiap rumah. Penyebabnya beragam, bisa karena kebocoran wastafel atau pipa pecah yang menimbulkan jamur.

Jamur yang tumbuh di tempat gelap dan lembab dapat menimbulkan bau tidak sedap.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber rd.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.