Kompas.com - 11/04/2022, 20:08 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Dari sekitar 600 spesies ular berbisa yang ditemukan di Bumi, ular cobra dan king cobra termasuk dua jenis yang berbahaya.

Ular cobra (keluarga Naja) dan king cobra (Ophiophagus hannah) sama-sama memiliki pola yang cantik di bagian tubuh. Namun di balik kecantikan itu, keduanya mematikan.

Banyak yang masih belum mengenali perbedaan kedua ular ini karena memiliki nama yang hampir sama.

Sejatinya, ada banyak perbedaan jelas antara ular king cobra dan cobra, lho.

King cobra adalah anggota dari genus Ophiophagus, sedangkan cobra merupakan anggota genus Naja.

Kemudian, king cobra memakan ular lain, sementara banyak spesies cobra tidak melakukan tindakan tersebut.

Beberapa cobra jenis spitting cobra memiliki kemampuan untuk menyemburkan bisa atau racun, di sisi lain king cobra tidak mempunyai kemampuan ini.

Lebih lanjut, perbedaan antara king cobra dan cobra mencakup:

Ilustrasi ular kobra Jawa atau Javan spitting cobra (Naja sputatrix) banyak dijumpai di permukiman di Jakarta dan sekitarnya. Ular berbisa, taring ular.SHUTTERSTOCK/Kurit afshen Ilustrasi ular kobra Jawa atau Javan spitting cobra (Naja sputatrix) banyak dijumpai di permukiman di Jakarta dan sekitarnya. Ular berbisa, taring ular.
1. Ukuran

King cobra kerap disebut sebagai ular berbisa terpanjang di dunia, sementara sebagian besar spesies cobra tidak memiliki panjang dan ukuran yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.