Kompas.com - 25/04/2022, 06:24 WIB

KOMPAS.com – Raihan dari sejumlah pelajar di SMK NU Banat, Kudus, Jawa Tengah pantas mengundang decak kagum. Mereka sukses tampil di ajang Muslim Fashion Festival+ (MUFFEST+ 2022).

Para pelajar tersebut tergabung dalam tim desainer untuk jenama Zelmira untuk menampilkan koleksi busana muslim bertajuk 'Luwur'.

Karya mereka bertema ‘Luwur’ tersebut merupakan salah satu sekolah binaan Djarum Foundation.

Rancangan mereka diwujudkan bak kreasi perancang busana profesional, dan lantas dibanjiri tepuk tangan dari para fashionista yang hadir di Grand Ballroom The Ritz-Carlton, Pasific Place, Jakarta Selatan.

Baca juga: Muffest 2021 Resmi Dibuka di Kota Kasablanka

Cerita di balik koleksi Luwur

Luwur merupakan tradisi turun-temurun di Kudus yang merujuk pada sebuah kegiatan tahunan untuk membuka dan mengganti kain kelambu pembungkus nisan dan cungkup makam Sunan Kudus.

Biasanya, prosesi tersebut dilakukan setiap tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriyah.

Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa yang telah dilakukan Sunan Kudus bagi penduduk sekitar.

Salah satu siswi SMK NU Banat yang juga tergabung sebagai tim desainer Zelmira, Dewi Rosita mengaku antusias sekaligus bahagia.

Sebab, dia bersama timnya dapat memamerkan koleksi Luwur di fashion show bergengsi tersebut.

"Jadi terinspirasi dari elemen-elemen kearifan lokal yang ada di kudus, khususnya makam Sunan Kudus," kata dia kepada Kompas.com.

"Mulai dari cuttingan-nya yang mengadopsi ornamen-ornamen yang ada di makam atau sekitarnya."

Sejumlah koleksi busana diwujudkan ke dalam busana Muslim wanita dalam bentuk outer, baju, celana panjang atau terusan yang modis.

Mayoritas busananya didominasi oleh warna-warna earthy seperti coklat muda, coklat tua, putih dan sedikit sentuhan gold. 

Bagi Dewi, keikutsertaan mereka di MUFFEST+ 2022 dapat memperkaya wawasan akan perkembangan industri fashion.

“Banyak sekali brand fashion dan lebih dari 100 desainer kenamaan yang meramaikan acara ini," papar Dewi.

"Ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kami tentang perkembangan fashion yang kelak bisa menjadi insipirasi.”

Selain Dewi, terdapat tiga siswi SMK NU Banat lainnya yang ikut ambil bagian dalam gelaran ini yaitu Munira, Fathin Naziha dan Najla Mufida Azmi.

Keempatnya merupakan siswa kelas XII jurusan Tata Busana.

Tak hanya menampilkan karya terbaru di runway, mereka juga membuka booth agar para penikmat fashion dapat melihat lebih dekat dan memiliki karya-karya Zelmira.

Menariknya, dalam waktu tiga hari gelaran MUFFEST+ 2022, ratusan pakaian yang mereka pajang di booth tersebut laris manis.

Baca juga: Busana Muslim Bisa Simpel Namun Tetap Menarik Lho

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.