Kompas.com - 05/05/2022, 18:00 WIB

KOMPAS.com - Bagi pelanggan setianya, Louis Vuitton merupakan brand yang mewakili kemewahan dan keunggulan.

Namun, belum lama ini ada pengalaman yang kurang menyenangkan yang terjadi pada salah satu pelanggan rumah mode Perancis tersebut, hingga cukup menguji kesetiaannya.

Seperti yang dilansir ABC 7 News, Brad Troutman adalah pelanggan setia Louis Vuitton yang telah membeli banyak barang dari brand mewah tersebut.

Suatu hari, dia membeli jam tangan Louis Vuitton beserta strap-nya seharga lebih dari 4.000 dollar AS atau sekitar Rp 57,6 juta dengan uang bonus kerjanya.

Baca juga: Dua Abad Berkarya, Louis Vuitton Bikin Pameran Koper di Singapura

Sayangnya, jam yang dibelinya itu terlalu berat untuk pergelangan tangannya yang kecil.

Dia pun berniat mengembalikan jam tersebut di hari keenam setelah pembelian, sesuai dengan kebijakan pengembalian Louis Vuitton selama 30 hari.

"Jadi jam tangan itu terlalu berat untuk pergelangan tangan saya. Saya memiliki pergelangan tangan yang kecil seperti yang kamu lihat," kata dia.

"Tapi ada masalah dengan tali jamnya. Ini berbahan stainless steel dan seperti ada goresan di atasnya," lanjut dia.

Troutman pun menggambarkan bahwa goresan itu sebagai sesuatu yang perlu dilihat dengan menggunakan kaca pembesar.

Dan dia menduga, karyawan toko mungkin telah menggores tali jam ketika sedang menggunakan obeng untuk melepaskan beberapa tautan.

Baca juga: Kisah Menarik di Balik Koper Ikonik Louis Vuitton

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.