Kompas.com - 18/05/2022, 06:35 WIB

KOMPAS.com – Banyak orang menganggap hubungan yang toxic dan abusive adalah sama Padahal, keduanya punya arti yang berbeda.

Toxic merujuk pada hubungan yang membuat kita merasa tidak didukung, direndahkan, diserang, dan semakin buruk dari waktu ke waktu.

Sedangkan hubungan abusive adalah penggunaan kekuasaan secara negatif oleh salah satu pasangan, baik berupa fisik maupun verbal.

Apabila kita mulai merasakan hal-hal yang tidak mengenakan, seperti penghinaan, tidak selalu hubungan bisa menjadi toxic atau abusive.

Baca juga: Kenali, Rasa yang Terus Muncul dalam Hubungan Toksik

Supaya lebih paham apa perbedaan dari dua istilah tersebut, simak penjelasannya berikut ini.

1. Si toxic sengaja diam

Pertama-tama harus diketahui dulu bahwa hubungan toxic bisa dilakukan oleh kedua belah pasangan.

Hal itu disebabkan oleh tidak dimilikinya keterampilan saling mendukung, menurut psikolog, Lori Beth Bisbey.

Ia mengatakan, perilaku pasangan yang toxic bisa terlihat dengan gamblang tapi kemungkinan juga tidak kentara.

Perilaku beracun dari si toxic dapat diketahui apabila ia melakukan penghinaan nama atau berteriak.

Sedangkan, perilaku toxic yang tidak terlihat langsung adalah sikap pasangan untuk memilih diam.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.