Kompas.com - 30/06/2022, 11:52 WIB

"Saya tidak melihat mereka sampai sekitar Mei, lalu tiba-tiba, Mei datang dan mereka lebih peduli," katanya.

Alasan lainnya, sejumlah pasien mengaku malu dengan rekan perjalanannya karena harus terlalu sering pergi ke toilet.

Baca juga: Akal Cerdik Nenek 73 Tahun Asal New York Sukses Kelabui Penipu

"Ketika mereka berada di dalam mobil dengan sekelompok orang, mereka malu karena mereka harus pergi ke kamar mandi setiap jam."

Beberapa juga mengatakan masalah pipis ini memicu pertengkaran dengan rekan perjalanannya karena harus mencari toilet terlalu sering.

"Ribuan orang mungkin bertengkar tentang ini setiap minggu," katanya.

Di sisi lain, menahan BAK terlalu lama jelas tidak baik untuk kesehatan.

Merogoh kocek Rp29 juta agar tak perlu terlalu sering ke toilet

Dr. David Shusterman mengatakan sekitar setengah dari pria antara usia 50- 60 memiliki pembesaran prostat sehingga lebih sering BAK dan sulit menahannya.

Jadi, prosedur medis yang ditawarkannya memang bisa menjadi solusi, bukan hanya di musim liburan.

Untuk tindakan ini, pasien dikenakan biaya sebesar 2.000 dollar AS atau sekitar Rp29 juta.

Untuk pria, 'operasi kandung kemih' ini dilakukan dengan menghentikan darah masuk ke prostat dan mengecilkan ukurannya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.