Kompas.com - 12/07/2022, 14:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Penyanyi sekaligus desainer, Kanye West, dikabarkan berutang ratusan ribu dollar AS karena gagal mengembalikan beberapa barang langka dari layanan persewaan busana kelas atas, David Casavant Archive.

Menurut situs web perusahaan tersebut, David Casavant Archive memiliki banyak koleksi busana langka dan paling didambakan di dunia yang berbasis di New York City.

Layanan sewa ini bahkan telah bekerja dengan West selama bertahun-tahun, serta beberapa selebritas terkenal lainnya, seperti Paul McCartney, Rihanna, dan Lady Gaga.

Perusahaan tersebut akhirnya mengajukan tuntutan di pengadilan Los Angeles pada hari Selasa, dengan menuduh West telah berhenti membayar biaya sewa untuk 13 item berbeda pada Oktober 2020.

"Ketika terdakwa Ye kadang-kadang kehilangan barang yang dia sewa, terdakwa Yeezy ditagih biaya penggantian," tulis pengacara perusahaan tersebut.

"Semua pihak memahami (sebagaimana diungkapkan secara lisan dan tertulis dan tecermin dalam bertahun-tahun transaksi sebelumnya) bahwa karena garmen bukanlah komoditas yang mudah diganti," sambung dia.

West dilaporkan berutang sebanyak 221.810 dollar AS (Rp 3,3 miliar) untuk biaya yang belum dibayarkan dan 195.100 dollar AS (Rp 2,9 miliar) untuk benda yang mungkin perlu diganti.

TMZ pun memperoleh faktur 2020 dari David Casavant Archive yang merinci biaya untuk menyewa dan mengganti setiap barang yang ditagihkan ke West dan perusahaannya, Yeezy Apparel.

"Terdakwa tidak menanggapi banyak pertanyaan penggugat tentang saldo tergugat yang belum dibayar dan barang-barang yang hilang," tulis perusahaan itu.

"Tergugat juga tidak berniat untuk menyelesaikan perselisihan dan malah menyuruh penggugat untuk mengirim pertanyaan ke akun email yang tidak aktif," lanjutnya.

Selain dari jasa sewa busana, West saat ini juga tengah menghadapi gugatan lain karena secara ilegal mengambil sampel lagu Marshall Jefferson "Move Your Body" pada lagu dari album terbarunya Donda 2.

Penerbit musik Jefferson diketahui telah mengajukan pengaduan ke Pengadilan Distrik AS di New York pada bulan Juni.

Namun, baik sang rapper maupun timnya belum mengomentari kedua gugatan tersebut.

Baca juga: Kerap Berulah, Kanye West Dilarang Tampil di Grammy Awards

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.