Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Medio by KG Media
Siniar KG Media

Saat ini, aktivitas mendengarkan siniar (podcast) menjadi aktivitas ke-4 terfavorit dengan dominasi pendengar usia 18-35 tahun. Topik spesifik serta kontrol waktu dan tempat di tangan pendengar, memungkinkan pendengar untuk melakukan beberapa aktivitas sekaligus, menjadi nilai tambah dibanding medium lain.

Medio yang merupakan jaringan KG Media, hadir memberikan nilai tambah bagi ranah edukasi melalui konten audio yang berkualitas, yang dapat didengarkan kapan pun dan di mana pun. Kami akan membahas lebih mendalam setiap episode dari channel siniar yang belum terbahas pada episode tersebut.

Info dan kolaborasi: podcast@kgmedia.id

10 Aturan Komunikasi yang Buat Semakin Percaya Diri

Kompas.com - 03/08/2022, 21:00 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Oleh sebab itu, berusahalah untuk menggunakan intonasi rendah atau yang netral.

4. Katakan Sesuatu yang Menyenangkan

Saat berkomunikasi, usahakanlah jangan mengungkapkan hal-hal yang bisa menyinggung perasaan pendengar. Apalagi, kalau kita baru akan memulai percakapan dengan orang baru.

Pilihlah topik pembicaraan yang menyenangkan karena ini bisa berdampak pada impresi mereka terhadap kita.

5. Katakan Sesuatu yang Menenangkan

Sama seperti sebelumnya, mengatakan sesuatu yang menyenangkan juga tak kalah penting. Ingatlah bahwa ketenangan adalah awal mula suatu percakapan itu berjalan lancar.

Bayangkan, jika sudah mengatakan hal-hal buruk tentang mereka, pastinya kita akan dicap buruk.

6. Tambahkan Pujian

Hal yang tak kalah penting adalah pujian. Berikanlah pujian dengan tulus dan secukupnya tanpa harus dilebih-lebihkan. Jangan sampai pujian itu terlihat lebay karena kita bisa dianggap sedang melakukan sugar coating.

7. Katakan Sesuatu yang Ingin Didengar

Memahami situasi lawan bicara sangatlah penting. Oleh sebab itu, kita harus tahu apa topik apa saja yang bisa memicu mereka.

Misalnya, jika tahu bahwa teman kita adalah penyintas kekerasan, jangan berbicara mengenai topik itu apabila ia tidak nyaman.

8. Gunakan Reaksi Nonverbal

Bahasa tubuh adalah penguat dari suatu komunikasi. Bayangkan jika mulut berkata senang tapi bahasa tubuh kita berkata sebaliknya. Hal ini tentu tak sesuai.

Jadi, saat lawan bicara mengatakan hal-hal menyenangkan, kita bisa memberikan reaksi tubuh yang sesuai. Misalnya, tersenyum atau mengacungkan jempol.

Baca juga: Mana Lebih Penting, Asuransi Kesehatan atau Asuransi Jiwa?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.