Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/09/2022, 12:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Bagi kita yang memiliki kulit cenderung kering pasti sudah tidak asing lagi dengan beragam produk skincare yang melembabkan, mulai dari krim wajah hingga serum.

Selain mengandalkan bahan-bahan kimia, beberapa produk skincare ternyata mengandung sejumlah bahan alami yang dapat kita masukan ke dalam rutinitas skincare sehari-hari.

Jika pernah mendengar minyak kemiri, atau kukui nut oil, atau yang juga dikenal sebagai candlenut oil, ini adalah salah satu bahan ajaib yang dapat melembabkan kulit kita secara alami.

Lalu, apa sebenarnya minyak kemiri itu? Apa saja manfaat, serta bagaimana cara menggunakannya?

Nah, untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak penjelasan para ahli mengenai fakta-fakta mengenai minyak kemiri, seperti berikut ini.

Baca juga: Bikin Rambut Berkilau, Ini Manfaat Minyak Kemiri dan Cara Buatnya

Apa itu minyak kemiri

Minyak kemiri berasal dari biji pohon kemiri yang banyak ditemukan di Indonesia. 

Selain itu, tanaman dengan nama ilmiah Aleurites moluccanus ini juga sering ditemukan di beberapa negara seperti Filipina, Malaysia, China, dan India.

Tinggi pohon kemiri ini bisa mencapai 20 meter dengan diameter batangnya sekitar 0,9 meter. 

Buahnya mengandung sekitar 2–3 biji kemiri, yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan untuk pembuatan minyak kemiri.

Menurut seorang dokter spesialis kulit dan mitra Bio-Oil, Dr Anna Karp, MD, minyak kemiri adalah bahan yang sangat menghidrasi dan bisa menyegel air ke dalam kulit.

Sementara itu, direktur pendidikan di Epicuren Discovery, Lisa Reinhardt juga mengungkapkan bahwa minyak kemiri sangat ringan, yang menjadikannya bahan yang sangat baik untuk produk perawatan kulit wajah maupun tubuh.

Selain menjadi minyak yang melembabkan kulit, pendiri perusahaan kecantikan Hanalei yang berbasis di Hawaii, Alice Kim mengatakan bahwa minyak kacang kemiri juga memiliki makna spiritual bagi orang-orang asli Hawaii.

"Biji maupun bunga kemiri banyak dijadikan sebagai leis atau kalung karena tanaman ini dikenal dalam sejarah untuk memberikan pembaharuan, perlindungan, dan pencerahan," katanya. 

"Orang Hawaii telah lama menggunakan setiap bagian dari pohon kemiri untuk berbagai macam kegunaan, termasuk secara alami mengobati bermacam-macam penyakit seperti kulit terbakar matahari dan ruam," sambung dia.

Ilustrasi kemirishutterstock Ilustrasi kemiri
Manfaat minyak kemiri

Minyak kemiri mengandung berbagai macam nutrisi yang baik bagi kesehatan seperti kalsium, vitamin B1, B2, hingga zat besi.

Di samping itu, minyak kemiri juga kaya akan karbohidrat, serat, lemak, serta berbagai asam lemak yang baik.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak beberapa manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari minyak kemiri.

• Melindungi kulit

Minyak kemiri dapat memperbaiki dan melindungi kulit dengan antioksidan (vitamin A, C, dan E), serta melembutkan dan menghaluskan kulit.

Reinhardt pun memandang minyak kemiri sebagai bahan perawatan kulit bergizi yang mencakup semuanya. 

"Minyak ini menawarkan manfaat antiinflamasi, kaya antioksidan, pelembab, dan pelembut dengan rasa yang halus dan tidak berminyak," katanya. 

Dan karena kaya akan asam lemak linoleat, linolenat, dan oleat, dia mengatakan bahwa minyak kemiri juga berfungsi untuk membantu memperbaiki pelindung kulit dan mengurangi kehilangan air transepidermal. 

Selain itu, karena penyerapannya yang sangat cepat, minyak ini tidak akan membuat kulit benar-benar terlihat atau terasa berminyak. 

Faktanya, Reinhardt secara khusus mengatakan bahwa minyak kemiri bisa sangat bermanfaat bagi orang-orang dengan kulit yang rentan berjerawat atau sensitif, serta mereka yang memiliki eksim, psoriasis, noda, luka bakar, bekas luka, dan stretch mark.

Berbicara tentang bekas luka, Kim menambahkan bahwa rumah sakit lokal Hawaii benar-benar menggunakan minyak ini untuk mengobati korban luka bakar karena sifat penyembuhan dan perlindungannya yang luar biasa. 

• Mengatasi rambut rontok

Dengan kandungan asam oleat yang bersifat antioksidan, minyak kemiri dapat melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas penyebab rambut rontok.

Selain itu, asam oleat juga membantu merangsang pertumbuhan rambut.

Oleh sebab itu, minyak kemiri menjadi salah satu tanaman herbal yang banyak digunakan untuk mengatasi rambut rontok dan melembabkan rambut.

Baca juga: Mengenal Rambut Rontok, Penyebab, Gejala hingga Cara Mengatasinya

• Menurunkan risiko penyakit jantung

Kandungan asam linolenat, asam oleat, dan kalium dalam minyak kemiri diketahui mampu menurunkan tekanan darah tinggi dan kolesterol darah.

Itu semua menjadi faktor yang paling besar untuk menyebabkan penyakit jantung.

Selain itu, tingginya kalium dalam minyak kemiri juga berperan penting dalam sintesis protein dan metabolisme karbohidrat dalam tubuh.

• Antibakteri

Minyak ini mengandung asam lemak yang bisa menghambat enzim pada sel bakteri. Jadi, bakteri pun tidak dapat bertahan lama.

Asam lemak ini pun membuat bakteri menjadi tidak stabil dan akhirnya rusak.

Sebuah penelitian menemukan bahwa minyak kemiri bisa menghambat bakteri Staphylococcus aureus atau bakteri penyebab berbagai penyakit kulit akibat infeksi seperti impetigo dan infeksi kulit berat lainnya.

• Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Tak hanya kaya akan kalium, kemiri juga mengandung fosfor dan kalsium yang tinggi. 

Keduanya berperan penting dalam menjaga kesehatan, serta kekuatan tulang dan gigi. Fosfor juga dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan energi.

• Mengatasi diare

Asam oleat dalam minyak kemiri juga dapat mengatasi diare dengan cara mengurangi frekuensi buang air besar. 

Kendati demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah minyak kemiri benar-benar efektif dalam mengatasi masalah diare.

Baca juga: 3 Cara Sederhana Sembuhkan Diare Tanpa Obat

Ilustrasi biji kemiri. PIXABAY/ BARBARA808 Ilustrasi biji kemiri.
Efek samping minyak kemiri

Meskipun minyak kemiri lembut dan bernutrisi, secara teknis minyak ini berasal dari biji kacang yang kemungkinan besar bisa menimbulkan reaksi pada orang-orang yang memiliki alergi kacang.

Menurut Karp, ada kemungkinan seseorang sensitif terhadap minyak, terutama yang terbuat dari kacang. 

"Jika Anda melihat kulit teriritasi atau gatal setelah menggunakan minyak kemiri, saya sarankan untuk segera menghentikan penggunaannya," saran Karp.

"Atau bisa juga menguji kemungkinan alergi dengan mengoleskan sedikit minyak pada lengan bawah bagian dalam dan melihat apakah ada reaksi yang berkembang sebelum mencobanya di wajah," jelas dia.

Cara menggunakan minyak kemiri

Menggunakan minyak kemiri terbilang sangat mudah.

Kita cukup mencari produk yang diformulasikan dengan bahan dari biji kemiri seperti produk perawatan kecantikan, mulai dari sampo, sabun, maupun conditioner.

Untuk pendekatan yang lebih tepat sasaran, perhatikan juga produk mana yang kita beli dan apakah itu cocok digunakan pada jenis kulit kita. 

"Karena minyak kemiri dapat membantu mengembalikan hidrasi dan mengurangi garis-garis halus, minyak ini sangat baik digunakan dalam bentuk pelembab atau krim mata," demikian rekomendasi Kim.

 

Baca juga: 6 Manfaat Minyak Kemiri untuk Rambut dan Cara Membuatnya

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.