Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kaki Bengkak, Gejala, Penyebab, dan Tindakan Penanganannya

Kompas.com - 27/09/2022, 16:22 WIB
Gading Perkasa,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Untuk mengatasinya, batasi garam dalam menu makanan sehari-hari.

Ketika bepergian, ada baiknya kita sering bangun dari tempat duduk untuk meregangkan tubuh dan bergerak.

Cara lainnya yaitu berjalan kaki, memutar-mutar pergelangan kaki, atau menopang kaki di atas bantal.

2. Trombosis vena dalam

Trombosis vena dalam adalah gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah tubuh, biasanya terasa di panggul, paha, atau kaki bagian bawah.

Gejala khas trombosis vena dalam meliputi:

  • Pembengkakan pembuluh darah di dekat permukaan kulit
  • Nyeri atau tekanan di kaki
  • Pembengkakan pada satu kaki, terkadang disertai kulit yang memerah atau hangat saat disentuh

Jika gumpalan darah itu mengalir ke paru-paru dan menghalangi aliran darah, maka akan menyebabkan penyumbatan di arteri paru-paru atau disebut emboli paru.

Penyumbatan tersebut bisa merusak paru-paru, menyebabkan kadar oksigen dalam darah menjadi rendah, dan merusak organ lainnya.

Apabila mengalami tanda-tanda trombosis vena dalam, penting untuk mendapatkan perawatan demi mengurangi risiko emboli paru, seperti:

  • Mengangkat kaki
  • Memakai stoking kompresi khusus
  • Pengobatan
  • Tindakan bedah

3. Insufisiensi vena

Terkadang, pembuluh darah di kaki bisa melemah dan kesulitan mengalirkan darah dari tungkai bawah kembali ke jantung. Kondisi ini disebut insufisiensi vena.

Insufisiensi vena bisa berkembang pada individu yang pernah mengalami trombosis vena dalam.

Mereka yang menderita insufisiensi vena biasanya dianjurkan untuk:

  • Mengubah gaya hidup seperti rajin olahraga dan menurunkan berat badan
  • Memakai kaus kaki kompresi atau perangkat kompresi pneumatik intermiten
  • Pengobatan
  • Tindakan bedah

4. Limfedema

Limfedema merupakan pembengkakan tungkai atau lengan yang disebabkan oleh penyumbatan di kelenjar getah bening.

Pada kebanyakan kasus, limfedema diderita oleh mereka yang kelenjar getah beningnya sudah diangkat atau rusak akibat pengobatan kanker.

Perawatan umum untuk mengelola limfedema meliputi:

  • Memakai stoking dan perangkat kompresi
  • Drainase limfatik atau memijat area yang bengkak
  • Berolahraga
  • Tindakan bedah

5. Penyakit jantung, ginjal atau hati

Ketika organ tidak berfungsi optimal, cairan dapat menumpuk di kaki.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com