Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/02/2024, 21:06 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Ada berbagai jenis parfum yang tersedia di pasaran, termasuk di antaranya Extrait de Parfum, Eau de Parfum (EDT), dan Eau de Toilette (EDT). Keduanya memiliki ketahanan wewangian yang berbeda.

Lalu, mana yang seharusnya kita pilih?

Extrait de Parfum memiliki kadar oil (minyak atsiri) yang paling tinggi, diikuti oleh Eau de Parfum dan Eau de Toilette, yang membedakan hanya kadar oil-nya saja,” kata CEO sekaligus pendiri Alchemist Fragrance Naya Tinanda Nabila di Jakarta, Rabu (21/2/2024), seperti dikutip dari Antara.

Baca juga:

Parfum EDP dan EDT, harus pilih mana?

Mana parfum yang sebaiknya dipilih tergantung dari preferensi dan kebutuhan setiap orang.

Eau de Toilette, misalnya, cocok untuk penggunaan sehari-hari karena memiliki aroma yang segar dan ringan, tetapi tidak menusuk.

Sedangkan Eau de Parfum meski memiliki kandungan minyak atsiri lebih tinggi dari Eau de Toilette tetapi tetap bisa digunakan untuk beraktivitas sehari-hari.

Baca juga: 6 Kesempatan di Mana Kita Sebaiknya Tidak Menggunakan Parfum

Sementara jika mencari parfum dengan tingkat ketahanan lebih dari keduanya dengan hanya sedikit semprotan, maka Naya menganjurkan untuk memilih Extrait de Parfum, yang memiliki kadar minyak atsiri lebih tinggi dan aromanya tahan lama.

Karena hal itulah, harga Extrait de Parfum biasanya lebih tinggi deripada EDT maupun EDP.

“Biasanya kalau extrait de parfum tidak perlu menyemprot banyak-banyak, hanya perlu menyemprotkan pada berapa titik sudah bisa tahan lebih lama, tapi, memang harga lebih tinggi,” ujar Naya.

Baca juga: 5 Aroma Parfum yang Membuatmu Lebih Menarik

Lebih lanjut mengenai EDP dan EDT bisa dibaca pada tautan ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com