Sakit Hati Halaman 1 - Kompas.com

Sakit Hati

Irwan Suhanda
Kompas.com - 20/06/2017, 20:47 WIB
www.freeimages.com/Alex Burda Ilustrasi

Saya pernah mendengarkan keluhan seorang perempuan muda yang dilanda sakit hati. Ekspresi wajahnya begitu sedih dan tertekan, cenderung sangat emosional. Kalimat-kalimat yang dikeluarkan begitu tajam, bahkan seperti menyimpan dendam sekian lama. "Kalau saya sampai sakit hati, seumur hidup enggak bakal lupa!" wajahnya tampak mengeras.

Kemudian keluar lagi kalimat lain, "Dia tuh sudah berkali-kali nyakitin hati saya! Kata-katanya nyelekit! Kalau saya gelap mata sudah saya bunuh!" "Saya enggak mau lagi lihat wajah dia! Benci!"

Masih banyak kalimat lain berhamburan dari mulutnya dengan penuh emosi, seperti air meluncur deras dari keran.

Selanjutnya, perempuan muda ini tak pernah mau menyapa dan disapa lagi oleh orang yang telah menyakitinya. Kalaupun disapa, tak ada respons, bahkan wajahnya tampak dingin.

Semakin hari perasaan perempuan muda ini semakin sensitif. Setiap perempuan ini mendengar percakapan atau kalimat tertentu, yang dirasa menyinggung dirinya, maka langsung berpikiran negatif, "Pasti ngomongin saya nih!"

Selain itu, satu hal yang paling menyedihkan dari perempuan muda ini, yaitu "terikat pada masa lalu" yang membuat dirinya tersakiti!

Perempuan ini selalu ingat dan tetap akan mengingat setiap perkataan, atau sikap, apalagi perbuatan dari siapa saja yang telah melukai hatinya, baik kekasih yang meninggalkan dirinya, atau saudara dan teman yang telah menyinggung perasaannya.

Seandainya tahun lalu tersakiti sebanyak 50 kali dan tahun ini sebanyak 30 kali, maka jumlah 80 ini akan semakin bertambah pada tahun berikutnya!

Akhirnya, jumlah beban sakit hati semakin bertumpuk seperti puluhan koper. Repotnya, puluhan koper ini selalu dibawa ke mana-mana, entah dipikul atau diseret-seret, pokoknya tidak lepas dari dirinya!

Uniknya, perempuan muda ini sangat hafal isi setiap koper. Apabila ia kembali disakiti oleh orang yang sama, maka ia akan mengeluarkan isi koper tertentu yang isinya "dosa-dosa" orang tersebut. "Gua masih ingat, dulu lu ngomong bla-bla-bla..."

Page:
EditorLaksono Hari Wiwoho

Komentar

Terkini Lainnya

Berhenti Merokok Bikin Kulit Wajah Pria Lebih Segar

Berhenti Merokok Bikin Kulit Wajah Pria Lebih Segar

Look Good
Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Apa Pengaruh Kopi Untuk Hati Anda?

Eat Good
Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Kapan Keputihan Dianggap Tidak Normal?

Feel Good
Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Stop Kebiasaan Mengisi Baterai Ponsel di Mobil

Feel Good
Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Sebaiknya Apel Tak Dimakan Beserta Kulitnya?

Eat Good
5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

5 Hal yang Harus Dihindari Sebelum Berlari

Feel Good
Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Haruskah Pakai Conditioner Setelah Keramas?

Look Good
Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Mengapa Seperti Ada yang Mengawasi? Padahal Kita Sendiri

Feel Good
10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

10 Sneakers Hitam yang Bisa Menjadi Pilihan

Look Good
Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Memilih Kondom yang Sesuai Ukuran Mr. P

Feel Good
4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

4 Alasan Mengapa Kita Kadang Perlu Memaki

Feel Good
Agar 'Cheating Days' Tak Merusak Diet

Agar "Cheating Days" Tak Merusak Diet

Eat Good
Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Mengapa Banyak Atlet Profesional Menghindari Seks?

Feel Good
Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Benarkah Berenang Bikin Gemuk?

Look Good
Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Belajar dari Choirul Huda, Perlu ada Pelatihan Khusus Cedera Olahraga

Feel Good
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM