Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Prediksi Tren Sneakers & Streetwear 5 Tahun Mendatang

KOMPAS.com - Streetwear bisa dikatakan menjadi primadona gaya hidup kebanyakan masyarakat modern saat ini. Termasuk sneakers, alas kaki yang fleksibel untuk digunakan di berbagai kesempatan.

Jika Anda pencinta sneakers, mengetahui tren beberapa tahun ke depan tentunya memberi waktu untuk menyisihkan dana demi mendapatkan sneakers idaman.

CMO USS Networks, Jeffry Jouw mengatakan, tren streetwear bisa dilihat dengan riset dari beberapa sumber. Seperti melihat tren mode di sekitar, media massa yang memberitakan streetwear, selebriti dan Key Opinion Leader (KOL), hingga media sosial.

"Gue percaya tren lima tahun ke depan sudah dibentuk dari sekarang. Fashion leader seperti brand-brand besar, mereka sudah tahu apa yang akan jadi tren."

Hal itu diungkapkan Jejouw dalam the Classroom bertajuk "Trend Forecasting in Fashion Business", Selasa (11/8/2020).

Berikut prediksi tren sneakers dan streetwear di lima tahun ke depan versi Jejouw:

1. Vintage

Barang vintage kini semakin banyak bermunculan dan diprediksi masih akan menjadi tren di beberapa tahun ke depan.

Jejouw melihat, ke depannya barang sneakers dan item streetwear vintage akan semakin besar.

Apalagi, barang-barang vintage cenderung murah, mudah dicari di Indonesia, stoknya banyak, dan bisa dikreasikan menjadi berbagai gaya.

"Jadi orang bisa nunjukin gaya vintage enggak usah bayar barang-barang hype yang mahal seperti dulu beli Supreme atau Off White," ungkapnya.

2. "Low key" adalah kunci

Maksudnya, saat ini banyak orang cenderung lebih memerhatikan gaya, tak melulu harus menggunakan brand mahal.

"Bisa dibilang, orang styling enggak usah kelihatan brand-nya apa, anak-anak sekarang yang penting gaya dapet," kata Jejouw.

3. Recycle fashion

Thrifting atau istilah yang digunakan untuk aktivitas berburu barang seken kini juga semakin banyak diminati.

Jejouw menambahkan, situasi ini jauh berubah dengan kondisi beberapa tahun ke belakang di mana masih banyak orang memandang buruk barang-baran seken.

4. Back to 80s & 90s

Banyak pencinta streetwear sudah tidak lagi terpaku hanya pada warna-warna gelap seperti hitam saja, tetapi sudah mulai berani bermain warna.

Karakteristik busana seperti jeans longgar atau busana color blocking kembali tren dalam beberapa waktu terakhir.

Tren ini kembali ke karakteristik busana seperti era 80-90an.

5. Luxury brand mengikuti

Kembali ke era 80-90an bukan berarti hanya bisa bermain dengan barang-barang seken. Tren ini sudah dibaca oleh brand-brand mewah. Mereka pun mulai merilis item mode yang relevan, termasuk melalui kolaborasi.

"Seperti Air Jordan 1 X Dior, Louis Vuitton X Supreme. Jadi brand luxury enggak mau kalah, mau main juga di streetwear maka kolaborasi menjadi penting," papar Jejouw.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/11/201059720/prediksi-tren-sneakers-streetwear-5-tahun-mendatang

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.