Salin Artikel

6 Langkah Sederhana Menciptakan Rumah Berdesain Minimalis

Rupanya, situasi pandemi membuat konsep desain ini semakin digemari. Alasannya beragam.

Beberapa di antaranya seperti untuk mengakomodasi rapat Zoom yang memerlukan latar belakang yang rapi dan layak atau mengawinkan detail tanaman hias dengan palet warna yang cantik untuk kesan rumah yang lebih nyaman.

"Desain lembut dan sederhana adalah hal yang dapat membawa kebahagiaan bagi kebanyakan orang saat ini."

"Gaya hidup minimalis terbukti memberikan manfaat yang besar selama pandemi," ungkap desainer interior, Michelle Harrison-McAllister, seperti dilansir Good Housekeeping.

Jika Anda juga ingin mengadaptasi konsep desain minimalis yang estetik di rumah, enam tips berikut bisa Anda coba:

1. Hindari sudut berantakan
Kekacauan atau sudut yang berantakan adalah kebalikan dari konsep minimalis.

Oleh karena itu, luangkanlah waaktu untuk memilah barang-barang di rumah Anda dan menyingkirkan yang sudah tidak terpakai.

Ruang yang sebelumnya menjadi tempat menumpuk barang-barang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lainnya.

"Tempat yang bagus untuk memulai desain minimalis adalah dengan memilah dan menghilangkan sudut-sudut berantakan, termasuk barang seperti majalah atau koran bekas dan aksesori yang sudah tidak terpakai," kata Harrison-McAllister.

2. Ciptakan sudut estetik
Setelah menyingkirkan barang-barang yang membuat rumah Anda berantakan, saatnya memilah perabotan dan aaksesori untuk menciptakan sudut estetik di rumah Anda.

Menurut Harrison-McAllister, pertahankan karakter kepribadian Anda di rumah atau di ruangan tertentu dengan menyimpan item yang telah dipilih secara cermat atau yang punya memori tersendiri di baliknya.

"Untuk menambah estetika di rumah Anda, tambahkan satu karya seni untuk memisah ruang," ucapnya.

3. Pilih furnitur dengan garis sederhana
Alih-alih memilih perabotan yang punya gaya atau sentuhan akhir bervariasi, lebih baik pilih yang garis-garisnya sederhana dan bersih.

Misalnya, hindari perabotan dengan ukiran-ukiran atau detail tambahan.

Detail tersebut hanya akan mengalihkan perhatian Anda dan membuat mata menjadi terlalu sibuk.

4. Pilih palet warna netral
Kita tidak akan pernah salah dengan warna-warna netral, terutama jika bicara soal rumah berdesain minimalis.

Beberapa palet warna netral yang terbilang ideal antara lain putih, krem, gading, abu-abu, hinggga taupe.

Jika Anda orang yang agak jorok, memilih warna yang lebih gelap seperti abu-abu mungkin bisa menjadi pilihan atau Anda perlu menyiapkan perlengkapan pembersih di sudut ruangan.

Harrison-McAllister mengatakan, palet warna netral di rumah akan membuat mata tetap rileks dan membuat kita bisa menambahkan elemen tekstur pada aksesori, seperti bantal, tanaman, hingga karya seni.

Untuk mencegah ruangan tampak terlalu kosong, bereksperimenlah dengan corak kontras dari satu warna atau menggunakan kain bertekstur, seperti linen atau chenille.

5. Menyertakan tanaman
Memanfaatkan tekstur kain bukanlah satu-satunya cara untuk menambah kesan estetik pada satu ruangan. Anda juga bisa menggunakan tanaman.

Pilihlah tanaman yang sederhana dan bisa menambah nilai estetik. Hindari tanaman yang terlalu besar sehingga mengambil ruang tidak perlu di rumah Anda dan malah menimbulkan kesan berantakan.

Beberapa jenis tanaman yang bisa dipilih antara lain ficus, lidah mertua dan kaktus.

6. Bersabar
Pahamilah bahwa keputusan untuk membawa konsep minimalis di rumah membutuhkan kesabaran.

Sambil secara perlahan mengubah pola pikir, Anda harus bersedia memilah barang-barang di rumah dan menggantinya dengan barang-barang baru yang mungkin lebih diperlukan.

"Jangan coba untuk melakukan segalanya dalam satu waktu atau Anda bakal kehilangan momen bahagia yang muncul ketika mendesain kembali rumah Anda," ucap Harrison-McAllister.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/01/05/131500920/6-langkah-sederhana-menciptakan-rumah-berdesain-minimalis

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.