Salin Artikel

5 Cara Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak

KOMPAS.com – Sebagai orangtua tentu kita semua ingin melindungi anak-anak kita dari hal yang membuatnya terluka, seperti jatuh, terbentur, memar atau infeksi.

Untuk membantu anak kita terhindar dari penyakit, penting untuk mendorong kebiasaan baik serta pola hidup sehat untuk meningkatkan sistem kekebalan mereka sejak usia dini.

"Sebagian besar yang membuat sistem kekebalan anak kuat adalah akal yang sehat," kata Adriane Lioudis, MD, dokter anak.

Nah, kita bisa melakukan 5 cara ini yang akan membantu anak kita untuk hidup yang lebih sehat.

1. Untuk bayi baru lahir, beri ASI

Lioudis mengatakan meskipun menyusui adalah keputusan yang sangat pribadi dan tidak selalu memungkinkan, jika kita dapat menyusui anak secara eksklusif setidaknya selama enam bulan, sangat disarankan.

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat pemberian ASI eksklusif, antara lain mengurangi alergi hingga meningkatkan daya tahan tubuhnya.

2. Biasakan cuci tangan sejak dini

Delapan puluh persen infeksi menyebar melalui sentuhan. Ajari si kecil agar tak lupa mencuci tangan setelah bersin, batuk dan pergi ke kamar mandi. Selain itu, terapkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan atau pun memegang hewan peliharaan.

Mencuci tangan dengan air hangat dan sabun setidaknya selama 20 detik dapat menghilangkan bakteri dan virus serta dapat mengurangi kemungkinan infeksi paru-paru hingga 45 persen.

3. Jangan lewatkan imunisasi

Ikuti saran dokter anak mengenai jadwal vaksinasi anak. Imunisasi dimulai pada masa bayi dan berlanjut hingga dewasa dan mencegah campak, gondok, cacar air, rotavirus, dan infeksi lainnya.

Bahkan di masa pandemi sebaiknya orangtua tetap membawa anak ke dokter untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.

4. Jadikan tidur sebagai prioritas

Untuk memaksimalkan kekebalan tubuh, anak harus mendapatkan cukup tidur.

Persyaratan tidur untuk setiap malam bervariasi menurut usia:

  • Bayi antara 0 dan 3 bulan membutuhkan 14 hingga 17 jam tidur. Mereka yang berusia antara 4 dan 12 bulan membutuhkan 12 hingga 16 jam tidur.
  • Anak-anak antara usia 1 dan 2 tahun membutuhkan antara 11 dan 14 jam.
  • Anak-anak antara usia 3 dan 5 tahun harus mendapatkan 10-13 jam.
  • Anak-anak usia 6 sampai 12 tahun harus mendapatkan antara 9 dan 12 jam.
  • Remaja antara usia 13 hingga 18 tahun membutuhkan 8 hingga 10 jam.

Kurang tidur membatasi kemampuan tubuh untuk memproduksi protein yang disebut sitokin yang membantu melawan infeksi dan mengurangi peradangan.

5. Beri contoh pola makan yang sehat

Pola makan yang sehat juga penting untuk sistem kekebalan anak kita. Sediakan makanan di rumah yang mengandung nutrisi lengkap. Cara sederhananya konsumsi beraneka macam dan warna buah serta sayuran.

Makanan yang bervariasi sangat penting agar anak cukup vitamin. Selain itu sebaiknya tak perlu menyimpan stok camilan tidak sehat di rumah. Orangtua harus menjadi panutan dalam hal ini. Jika anak melihat orangtuanya gemar makan sehat, tentu mereka akan meniru.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/12/102129220/5-cara-meningkatkan-sistem-kekebalan-tubuh-anak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.