Kompas.com - 02/08/2017, 19:17 WIB
Sakit lutut saat berlari lzfSakit lutut saat berlari
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Olahraga memang kegiatan yang menyehatkan. Tapi tahukah Anda beberapa jenis olahraga bisa menyebabkan lutut nyeri dan menjadi osteoarthritis alias radang sendi.

Dalam sebuah riset yang dipublikasikan di Journal of Athletic Training, para peneliti menganalisa 17 kasus yang menilai apakah ada hubungan antara olahraga dengan radang sendi lutut yang menyebabkan rasa nyeri terhadap 3.800 atlet profesional.

Peneliti menemukan bahwa pemain sepakbola, pelari jarak jauh, atlet angkat berat, dan pegulat memiliki kecenderungan lebih besar terkena nyeri sendi lutut dibanding mereka yang melakukan olah raga lain atau yang tidak berolah raga sama sekali.

Pada dasarnya, olahragawan di empat bidang tersebut memiliki risiko osteoarthritis lutut 3 hingga 7 kali lebih besar dibanding orang-orang yang bermain basket, bertinju, menembak, atau atletik.

Dari ke-empatnya, atlet angkat berat kompetisi memiliki risiko paling besar pada lututnya, diikuti para pemain sepakbola. Hal itu terjadi karena jenis olahraga ini memberi tekanan paling besar pada sendi yang bisa berujung pada cedera lutut.

Baca: Benarkah Lari Membuat Lutut Anda Sakit?

“Perlu dicatat bahwa olahraga yang memiliki risiko terbesar pada lutut adalah yang paling membebani sendinya,” ujar pimpinan peneliti Jeffrey B. Driban dari Tufts Medical Center di Boston. “Misalnya pelari marathon yang menggunakan sendinya berkilo-kilometer lebih banyak dibanding pelari biasa, atau atlet angkat berat yang membebani sendinya dengan beban yang besar dan berulang-ulang.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu tidak semua olahraga lari buruk untuk sendi. Mereka yang berlatih lari jarak pendek justru mendapat manfaat memperoleh tulang yang kuat dan sendi yang sehat. Begitu juga dengan angkat beban. Mereka yang berlatih dengan beban yang sesuai akan mendapat manfaat kesehatan.

Artinya bila Anda mengalami nyeri di lutut, Anda tidak perlu menghentikan latihan favorit, namun pastikan melakukan pemanasan sebelumnya, dan jangan memaksa diri terlalu keras. Peregangan yang tepat juga bisa menghindarkan dari sakit persendian selain meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap, tidak langsung berat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber menshealth
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.