Kompas.com - 25/09/2017, 12:45 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Apakah Anda termasuk orang yang merasa terpaksa bertahan di pekerjaan yang dibenci? Ada banyak orang yang sering mengeluh tentang pekerjaannya, tapi sebenarnya dalam hati tak ingin pindah ke tempat lain karena sudah cocok dengan suasana kerja dan gajinya.

Peneliti dan profesor dari Universitas Yale, Amy Wrzesniewski mengatakan, sebenarnya kita bisa mengubah rasa benci pada pekerjaan menjadi cinta dengan melakukan perubahan kecil. Ia menyebutnya sebagai "job crafting" (mengukir pekerjaan).

"Salah satu hal menarik dari job crafting adalah bukan hanya mengubah pola pikir terhadap pekerjaan secara berbeda, tapi juga kebiasaanya," kata Amy.

Job crafting bisa dilakukan secara ekstrem dan langsung, misalnya saja kita menghadap manajer HRD dan mengungkapkan ingin minta dipindahkan ke divisi lain yang sesuai dengan passion kita.

Walau begitu, perubahan sederhana juga bisa berdampak sama besarnya. Misalnya saja, dua karyawan yang bekerja sebagai customer service. Satu karyawan menggambarkan pekerjaanya sebagai pelayan pelanggang yang cengeng dan suka mengeluh.

Karyawan lainnya menggambarkan pekerjaan yang sama itu sebagai pembuat orang tercerahkan, membuat orang menyadari bahwa sesuatu akan lebih baik.

"Dua orang itu punya pendekatan berbeda. Mereka pun akan menghadapi pelanggan secara berbeda dan memiliki pengalaman kerja yang sangat berbeda juga," katanya.

Amy menjelaskan bahwa apa yang kita pikirakan akan berpengaruh besar pada perilaku. "Tentu akan berbeda rasanya ketika Anda malas berangkat ke kantor karena tak mau menghadapi tumpukan tugas, atau merasa bersemangat karena punya kesempatan untuk berkontribusi di sebuah tempat," paparnya.

Job crafting memiliki tiga aspek; pertama adalah kita mengubah "angka, jenis, atau sifat pekerjaan". Ada juga cognitive crafting, di mana kita harus mengubah pandangan tentang tugas dan makna di balik setiap tugas itu.

Terakhir adalah relational crafting, yakni ketika kita mengubah gaya interaksi pada posisi pekerjaan sekarang.

Para atasan atau manajer juga bisa mendorong job crafting dalam tim mereka sehingga karyawan dapat menemukan makna baru pada pekerjaannya. "Dengan berpatokan pada review performa atasan bisa membuat perubahan," katanya.

Konselor karier, Dara Blaine, mengingatkan bahwa job crafting dapat sukses dilakukan jika setiap pihak menyadari apa yang dibutuhkan oleh perusahaan.

"Anda harus memahami dengan baik misi organisasi apakah selaras dengan misi personal Anda. Dengan begitu Anda bisa berkontribusi namun dengan cara yang bermakna bagi Anda," kata Dara.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Cut
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.