Kompas.com - 16/10/2017, 17:56 WIB
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Jangan memandang rendah mereka yang sering memaki. Memaki ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan, asal tidak dilakukan terus menerus.

Emma Byrne, seorang peneliti dan penulis buku 'Swearing Is Good for You' menemukan fakta bahwa memaki membantu kita menyalurkan emosi negatif sehingga berdampak baik bagi kesehatan fisik dan psikis.

Berikut tiga fakta memaki yang perlu anda ketahui:

1. Membantu mengendalikan emosi

Nenek moyang kita diyakini sudah menggunakan kata makian untuk mengekspresikan kemarahan tanpa kekerasan fisik. Dengan memaki, seseorang bisa merasa lebih nyaman dan ketegangannya berkurang, sehingga ia tidak perlu melakukan tindakan lain yang tak terkendali.

Dengan turunnya ketegangan dan emosi, hal yang merugikan tidak perlu terjadi. Bayangkan bila kita tidak bisa melepaskan amarah dengan memaki, mungkin tangan dan kaki yang akan berbicara, dan itu menimbulkan kerugian lebih besar.

2. Membantu mengatasi rasa sakit

Makian jelas tidak akan membuat Anda gagah. Namun penelitian menunjukkan bahwa memaki bisa meningkatkan toleransi kita terhadap rasa sakit fisik maupun emosi, juga mengurangi frustasi.

Saat memaki, tubuh kita akan memproduksi hormon adrenalin yang meminimalisir sinyal rasa sakit dalam otak. Hal ini tentunya akan mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap rasa sakit, baik secara fisik maupun psikis. Memaki memungkinkan kita untuk merasa lebih baik.

3. Mengaktifkan Otak

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.