Hal Kecil yang Membantu Personal Branding

Kompas.com - 19/10/2017, 10:24 WIB
Ilustrasi jabat tangan atau salaman justockerIlustrasi jabat tangan atau salaman
EditorWisnubrata

Masih ingatkah salah satu kesantunan yang diajarkan saat kecil “Ayo salam dulu”, lalu kita menyodorkan tangan, memperkenalkan diri dan menyebutkan nama kita?

Banyak hal santun yang telah diajarkan kepada kita tetapi sering kali kita terlupa dengan hal-hal kecil tersebut yang sebenarnya dapat memberikan banyak pengaruh akan persepsi yang terbentuk pada diri kita. Terutama di dalam dunia profesional, seakan mannerism itu sudah diharapkan untuk dimiliki oleh setiap profesional.

Pernahkah Anda merasa seorang profesional tidak memiliki manner pada saat mereka tidak menuruti aturan pada setiap kesempatan yang mengharuskan mereka antri? Pada saat menaiki tangga berjalan, mereka dengan gegabahnya menyerobot masuk untuk naik tanpa mengindahkan orang lain? Memasuki pintu masuk berputar atau bahkan pada saat membuka dan menutup pintu masuk?

Hal ini selain dapat menggangu dan mungkin saja mencelakakan orang lain, sebenarnya akan menjadi cerminan seorang profesional, apalagi bila Anda mewakili sebuah insitusi penting.

Di sini Anda tidak diharapkan untuk selalu membukakan pintu kendaraan bagi rekan wanita Anda, tetapi lebih kepada hal-hal kecil yang ada di sekeliling kita, yang dapat kita terapkan langsung pada saat berinteraksi dengan sesama rekan profesional, klien, bahkan atasan Anda.

Orang Asia, terutama Indonesia cenderung dikenal memiliki nilai santun yang sangat tinggi. Hal inilah yang kadang membuat kita berpikir, “kok masih ya ada orang yang tidak santun, memangnya tidak pernah diajarkan?”

Di dalam situasi profesional atau lingkungan kerja, ada beberapa hal mendasar yang dapat mencerminkan profesionalisme Anda terutama bila sedang bersama atasan, ataupun rekan kerja. Hal tersebut seringkali terlupakan bahkan sering kali diabaikan semata-mata karena Anda lupa, diburu oleh waktu maupun karena terlalu sibuk melakukan percakapan di telepon genggam.

Bila Anda melakukan hal-hal berikut ini, persepsi tentang Anda tidak akan langsung berubah seketika. Tetapi bila dilakukan secara konsisten, hal-hal ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan pandangan lebih positif dari rekan kerja bahkan atasan yang dapat membantu penilaian untuk meraih jenjang karir berikutnya:

1. Hindari memotong pembicaraan rekan Anda terutama saat mereka sedang memberikan pendapat. Perhatikan betul makna dari The art of listening. Kalimat tersebut mengharapkan Anda untuk mendengarkan dengan menyimak pebicaran dan bukan untuk langsung menjawabnya. Dengan menyimak Anda akan dapat memahami lebih baik apa yang mereka utarakan atau bahkan permasalahan mereka hadapi yang mungkin dapat dibantu untuk diselesaikan.

2. Batasi penggunaan telepon genggam pada saat Anda sedang berinteraksi dengan rekan kerja terutama pada saat melakukan sebuah pertemuan atau bahkan pada saat makan siang. Gunakan kesempatan tersebut untuk berinteraksi dan bertukar pikiran dengan rekan yang berada dihadapan Anda dan selalu memberitahukan bila Anda memang harus menerima panggilan penting tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X